Berita Lamongan

Diduga dari Jaman Airlangga, Situs Patakan Segera Kembali di Ekskavasi Tahap Tiga

Situs Patakan diperkirakan berusia lebih tua dari temuan batu di Mojokerto. Batu di situs Patakan diperkirakan berasal dari abad 11

Diduga dari Jaman Airlangga, Situs Patakan Segera Kembali di Ekskavasi Tahap Tiga
SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Penemuan situs purbakala berupa candi yang dikenal dengan situs Patakan sudah ekskavasi 

SURYA.co.id  l LAMONGAN - Penemuan situs purbakala berupa candi yang dikenal dengan situs Patakan sudah ekskavasi.

Juli 2019, situs Patakan di Dusun Montor, Desa Patakan Kecamatan Sambeng Lamongan Jawa Timur ini akan kembali di ekskavasi.

Ekskavasi kali ini tahap ketiga yang sudah dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Jatim.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lamongan, Ismunawan kepada Surya.co.id membenarkan pada bulan ini proses ekskavasi tahap ketiga akan segera dimulai. Persiapan saat ini intens terus berkoordinasi dengan pihak dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan.

"Rencana ekskavasi tahap tiga segera," kata Ismunawan, Senin (1/7/2019).

Disbudpar Lamongan dan BPCB Trowulan telah menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan ekskavasi tahap tiga ini.

Situs sejarah yang diduga berasal dari jaman Airlangga ini sudah 2 kali diekskavasi. Pertama diawali penemuan pada 2013, BPCB Trowulan kemudian melanjutkan ekskavasi kedua pada akhir 2018. Ekskavasi tahap 2 ditemukan luas bangunan memiliki panjang sekitar 24 meter dengan lebar 16 meter.

Situs bangunan suci masa Airlangga pada saat ekskavasi tahap 2 telah menemukan pagar barat yang bangunannya sudah mengombinasikan antara batu kulit dengan batu putih atau batu kumbung yang memiliki panjang lebih kurang 40 cm.

Situs Patakan diperkirakan berusia lebih tua dari temuan batu di Mojokerto.

Batu di situs Patakan, kata Nugroho, diperkirakan berasal dari abad 11, sementara batu bata kuno di Mojokerto diindikasikan sebagai situs purbakala peninggalan zaman Majapahit pada abad ke-15.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved