KRONOLOGI Driver GoCar Rampok Penumpang Wanita & Menghajarnya, lalu Kuras Uang di ATM Jutaan Rupiah

Seorang driver GoCar bertindak sadis kepada penumpang wanita yang diangkutnya pada Rabu (26/6/2019) malam.

KRONOLOGI Driver GoCar Rampok Penumpang Wanita & Menghajarnya, lalu Kuras Uang di ATM Jutaan Rupiah
(WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono didampingi Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary dan Senior Manager Corporate Affairs Go-Jek Alvita Chen, dalam konferensi pers pengungkapan perampokan oleh sopir taksi online di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (29/6/2019). 

"Pelaku dua kali menarik uang dari ATM korban, karena ada keterbatasan penarikan uang saat pertama, dan tak ingin aksinya dicurigai, sehingga mencari ATM yang sepi," papar Argo Yuwono.

Setelah ditinggalkan pelaku di Blok M, kata Argo Yuwono, korban menghubungi kakaknya dan minta dijemput.

Korban juga menceritakan ke kakaknya, bahwa dirinya sempat dianiaya dan dirampok sopir taksi online.

"Karena kedua tangan korban memar akibat diikat tali sepatu oleh pelaku, serta mulutnya lebam dan gigi bawahnya patah, ia sempat dibawa ke rumah sakit untuk dirawat."

"Setelah itu, korban bersama kakaknya membuat laporan ke polisi," ucap Argo Yuwono.

Dari laporan itu, pihaknya bekerja sama dengan Go-Jek, dan akhirnya berhasil membekuk pelaku di Pondok Gede, Bekasi.

Barang bukti yang disita, kata Argo Yuwono, sebagian uang tunai korban yang diambil pelaku, antena yang ditajamkan, tali sepatu, serta kaus kaki untuk menyekap mulut korban.

"Juga mobil Suzuki Ignis yang dipakai pelaku ikut kita sita dan dijadikan barang bukti," kata Argo Yuwono.
Karena perbuatannya, kata Argo Yuwono, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

Alvita Chen, Senior Manager Corporate Affairs Go-Jek mengatakan, setelah mengetahui peristiwa dari laporan customer yang diterima Unit Darurat Khusus Go-Jek, pihaknya langsung menghubungi kepolisian.

"Kami berterima kasih kepada Polda Metro Jaya yang langsung bertindak cepat menangkap oknum driver mitra kami karena melakukan kejahatan," kata Alvita di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (29/6/2019).

Ia memastikan, Go-Jek menanggung seluruh biaya perawatan medis korban mulai dari pemulihan psikis, fisik, dan semua pengobatannya.

"Kami juga siap menawarkan bantuan hukum kepada korban atau customer, dan menyerahkan semua proses hukum pelaku ke kepolisian," cetusnya.

Apa motif Aris nekat merampok penumpangnya sendiri?

Dari keterangan kakak tersangka, Aris mengaku nekat melakukan hal tersebut karena terlilit utang.

"Dari keterangan kakak tersangka ternyata dia punya banyak utang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (29/6/2019).

Saat diperiksa polisi, Aris mengaku baru kali ini melakukan kejahatan.

Dia mengaku khilaf melakukan perampokan dan menyekap penumpang perempuan tersebut.

"Dia mengaku baru pertama kali. Namun penyidik tidak begitu saja percaya," ucap dia. (Warta Kota dan Kompas.com)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved