Persebaya Surabaya

Enggan Kembali Terpeleset di Laga Kandang, Jamu Persela, Djanur Minta Skuatnya Perjuang Maksimal

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman tak mau kembali terpeleset saat jamu Persela Lamongan laga pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo

Enggan Kembali Terpeleset di Laga Kandang, Jamu Persela, Djanur Minta Skuatnya Perjuang Maksimal
SURYA.co.id/Habibur Rohman
Damian Lizio, gelandang Persebaya (kiri) saat berduel dengan pemain Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (19/6/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman (Djanur) tak mau kembali terpeleset saat jamu Persela Lamongan laga pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (1/7/2019).

Sebab, saat jalani dua laga kandang sebelumnya, jamu Kalteng Putra (21/5/2019) dan PSIS Semarang (30/5/2019). Dua laga tersebut berakhir imbang 1-1.

Untuk itu, jamu Persela, Djanur meminta skuatnya berusaha lebih keras.

“Sangat paham betul situasi ini (belum menang di kandang), pemain juga memahami itu. Kami tidak boleh terpeleset lagi di kandang,” terang Djanur usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Sabtu (29/6/2019).

“Kami harus kerja maksimal dengan kerja keras dan mudah-mudahan ada lucky di situ,” tambah pelatih asal Jawa Barat tersebut.

Di laga ini, Persebaya memang lebih diunggulkan. Karena tim tamu, Persela Lamongan, dari lima laga sejauh ini tak satupun raih kemenangan.

Di tiga laga, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut menelan kekalahan, dua laga lain berakhir imbang.

Dengan hasil itu, Persela terus berada di posisi 17 atau urutan dua dari dasar klasemen sementara Liga 1 2019.

Disampaikan Djanur, menatap laga lawan Persela, ia tak ingin melihat catatan minor lawan. Pelatih 60 tahun tersebut juga sebut tak mau menganggap enteng lawan siapapun.

“Yang pasti saya sampaikan pada pemain, tidak boleh under estimate, tidak boleh ada anggap enteng satu tim pun,” ucap Djanur.

Apalagi, Djanur menilai bahwa Persela sejauh ini, meski belum meraih kemenangan. Secara permainan bagus.

“Karena sebetulnya Persela juga hanya soal keberuntungan saja, soal main, saya pikir cukup bagus. Dia bisa memberikan perlawanan pada lawan-lawannya, jadi tidak ada alasan untuk menganggap enteng Persela,” pungkas mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved