Tradisi Jual Beli Istri Sah Pernah Diterapkan di Negara ini, Harganya Bervariasi & Tak Masuk Akal

Masyarakat sebuah negara pernah memiliki tradisi jual beli istri sah sebelum mereka mengenal perceraian

Tradisi Jual Beli Istri Sah Pernah Diterapkan di Negara ini, Harganya Bervariasi & Tak Masuk Akal
Image Source
Ilustrasi 

SURYA.co.id - Masyarakat sebuah negara di Eropa pernah memiliki tradisi jual beli istri sah sebelum mereka mengenal perceraian

Dilansir dari Elite Readers via Intisari dalam artikel 'Sebelum Perceraian Dikenal Dunia, di Negara Ini Suami Ternyata Menjual Istrinya Ke Pasar, Beginilah Transaksinya', tradisi jual beli istri sah pernah dilakukan masyarakat Inggris dari abad ke-18 hingga pertengahan ke-19

Saat itu, surat kabar sering memuat cerita tentang istri sah yang dijual kepada pria lain.

Fakta menyebutkan, antara 1780 hingga 1850 ada sekitar 300 istri terjual.

Jual-beli istri di Inggris.
Jual-beli istri di Inggris. (Elite Readers)

Perceraian di Inggris baru dikenal pada tahun 1857, dan sebelum itu desas-desus yang beredar menyebutkan pembubaran perkawinan biayanya sangat mahal.

Satu-satunya alternatif untuk berpisah dari istri sah mereka adalah menjualnya di pasar atau melalui lelang ternak dan mendaftarkan wanita sebagai barang untuk dijual.

Istri yang akan dijual diikat leher, pinggang dan pergelangan tangan, kemudian mereka berdiri di sebuah balok pelelangan.

Mencambuk istri yang dijual adalah hal biasa, namun semua penjualan dilakukan atas persetujuan penuh dan antusias istri.

Praktik ini ilegal, namun banyak pihak berwenang menutup mata terhadap fenomena ini, karena itu adalah satu-satunya pilihan kebanyakan suami saat itu.

Hampir semua istri yang dijual atau dilelalang atas kemauan mereka sendiri.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved