Berita Surabaya

Sebaran Sekolah, Pemerataan Guru, dan Sarpras, Jadi Evaluasi PPDB 2019, Ini Penjelasan Dindik Jatim

Plt Kepala Dindik Jatim, Hudiyono, menjabarkan evaluasi sistem zonasi PPDB 2019 yang jadi sorotan banyak pihak

Sebaran Sekolah, Pemerataan Guru, dan Sarpras, Jadi Evaluasi PPDB 2019, Ini Penjelasan Dindik Jatim
dok.surya
PPDB SMA 2019 di Jatim Dibuka Lagi Kamis Dini Hari Tanpa Perbaikan, Ombudsman Angkat Bicara 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 tahun ini menjadi sorotan banyak pihak karena sistem zonasi yang diterapkan. Tak terkecuali PPDB jenjang SMA/SMK di Jatim yang menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Jawa Timur.

Plt Kepala Dindik Jatim, Hudiyono, mengatakan dari hasil Kunker (Kunjungan Kerja) DPR RI, persebaran sekolah, peningkatan sarana-prasarana, dan persebaran guru menjadi sorotan utama. Pasalnya, penerapan zonasi tidak didahului dengan pemetaan guru dan pemerataan sarana prasarana.

"Kebijakan Zonasi itu bagus tapi harus ada evaluasi di sebaran sekolah. Walaupun Pemprov Jatim menjamin mereka tetap bisa masuk sekolah. Tapi orangtua tetap menginginkan sekolah yang dianggap favorit bagi mereka," terang Hudiyono.

Menurut Hudiyono, ke depannya pola pikir masyarakat dalam menilai sekolah swasta harus diubah.

Pasalnya saat ini sekolah swasta bisa menjadi strategi untuk meningkatkan pemerataan pendidikan.

" Jika dilihat dari komposisi negeri dan swasta jumlah ini sudah mencukupi dengan lulusan. Hanya saja, untuk meyakinkan masyarakat bahwa sekolah swasta juga mempunyai kualitas. Kami sudah menyiapkan Program Sekolah Imbas," urainya.

Upaya ini menurutnya dilakukan untuk mengurangi disparitas mutu mulai manajemen dan kurikulum.

"Itu yang akan ditata dalam program ini. Kalaupun sekolah swasta ingin pinjam lab praktikum boleh saja. Karena Program Sekolah Imbas kita juga arahkan kesana," jelasnya.

Program tersebut, yang kemudian akan menjadi prioritasnya untuk meningkatkan pemerataan sekolah di Jawa Timur.

Terkait sekolah imbas, Hudiyono menyebut ada spesifikasi khusus untuk menjadi induk dari Program Sekolah Imbas, yakni sekolah dengan akreditasi A, kualitas lulusannya dan guru serta dokumen kurikulum untuk standarisasi mutu.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved