Tidak Ada Pendukung 01 dan 02 di Ruang Vidcon FH Unej Saat Pembacaan Putusan Hakim MK

tidak ada pihak-pihak dari kubu Capres-Cawapres nomor urut 01 dan 02 hadir saat nobar sidang MK di Video Conference FH Unej.

Tidak Ada Pendukung 01 dan 02 di Ruang Vidcon FH Unej Saat Pembacaan Putusan Hakim MK
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Suasana nonton bareng sidang MK melalui fasilitas video conference di Unej, Rabu (27/6/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Fakultas Hukum (FH) Universitas Jember (Unej) kembali menayangkan persidangan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) di Mahkamah Konstitusi di ruangan Video Conference (Vidcon) FH Unej, Kamis (27/6/2019).

Seperti diketahui, hari ini merupakan sidang lanjutan sengketa Pilpres di MK beragendakan pembacaan putusan majelis hakim.  Dalam sidang ini, Hakim Mahkamah Konstitusi akhirnya menyatakan menolak permohonan pemohon (Kubu Prabowo-Sandi) untuk seluruhnya.

Dari pantauan Surya, tidak banyak penonton di ruangan Vicon tersebut. Mahasiswa berlalu-lalang di FH Unej, untuk mengerjakan dan menyelesaikan urusan perkuliahan. Sementara, penonton di ruang Vidcon didominasi oleh personel pengamanan, wartawan, beberapa petugas dari sejumlah instansi di Pemkab Jember, juga beberapa dosen Unej. Terlihat tiga orang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember juga melihat jalannya persidangan.

Ketiga komisioner itu adalah Ketua KPU Jember M Syai'in, dan dua orang anggota yakni Desi Anggraeni dan Andi Wasis.

Desi menuturkan, dirinya bersama komisioner KPU yang lain sengaja memantau persidangan itu melalui ruang Vidcon Unej.

"Kalau instruksi dari pusat sih tidak ada. Kami memang memantau saja persidangan melalui sini," ujar Desi kepada Surya.

Selama sidang sengketa Pilpres, lanjut Desi, tidak ada saksi yang dihadirkan berasal dari Jember. Karenanya, juga tidak ada saksi yang keterangannya diminta melalui Vidcon tersebut.

"Selama sengketa Pilpres tidak ada, belum tahu kalau untuk Pileg mendatang. Sengketa hasil Pileg masih Juli nanti disidangkan," imbuhnya.

Vidcon beberapa perguruan tinggi yang bekerjasama dengan MK tidak sekadar menjadi arena menonton persidangan MK secara live, seperti halnya menonton televisi. Ruang Vidcon itu suatu saat bisa berfungsi sebagai ruangan permintaan keterangan saksi.

Saksi dari daerah yang hendak diambil keterangannya oleh majelis hakim MK bisa dihadirkan di ruangan Vidcon PT yang bekerjasama dengan MK. PT setempat menghadirkan juru sumpah, yang bertugas menyumpah saksi. Saksi bisa diminta keterangannya secara jarah jauh.

Vidcon di FH Unej bisa dipakai untuk pemberian keterangan saksi tersebut. "Karenanya kami ya harus bersiap juga. Permintaan keterangan saksi bisa di sini," imbuh Desi.

Karenanya, dalam setiap penayangan persidangan di ruangan Vidcon FH Unej itu, sejumlah personel kepolisian berjaga. Bahkan saat agenda pembacaan putusan majelis hakim ditayangkan, beberapa personel pengamanan berseragam terlihat di lantai 3 ruangan Dekanat FH Unej yang menjadi lokasi ruangan Vidcon.

Dari pantauan Surya, tidak ada pihak-pihak dari kubu Capres-Cawapres nomor urut 01 dan 02 hadir di ruangan tersebut.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved