Berita Ponorogo

SPBU Penjual Pertamax Oplosan di Ponorogo Terancam Putus Kontrak dengan Pertamina

SPBU penjual BBM oplosan ini masih ditutup sementara, sembari menunggu hasil investigasi yang dilakukan Unit Satreskrin Polres Ponorogo.

SPBU Penjual Pertamax Oplosan di Ponorogo Terancam Putus Kontrak dengan Pertamina
surabaya.tribunnews.com/sutono
Ilustrasi SPBU 

SURYA.co.id | MADIUN - SPBU 54.634.20 di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo terancam di-PHU (pemutusan hubungan usaha) oleh Pertamina, lantaran menjual Pertamax oplosan.

Hal itu dikatakan Sales Executive Retail Terminal BBM Region V Madiun, Adri Angga Aditya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (27/6/2019) siang.

"Punishment sesuai dengan yang dikontrak. Hukuman dan sanksinya tergantung dengan pelanggaran, nah kami masih menunggu hasil penyidikan dari Satreskrim Polres Ponorogo. Jadi sanksinya bisa macam-macam. Apakah dihentikan suplai BBM-nya sementara, dan yang paling parah adalah pemutusan hubungan usaha," kata Adri.

Adri mengatakan, untuk ini, SPBU penjual BBM oplosan ini masih ditutup sementara, sembari menunggu hasil investigasi yang dilakukan Unit Satreskrin Polres Ponorogo.

Nantinya, hasil penyidikan pihak kepolisian akan menjadi pertimbangan bagi pihak manajemen Pertamina untuk menentukan apakah kerjasama pemilik SPBU dengan Pertamina akan diputus atau diteruskan.

"Untuk saat ini, masih ditutup sementara, dan kita tidak kirim bbmnya. Belum tahu berapa lama, tergantung dari hasil investigasi yang dilakukan pihak Reskrim Polres Ponorogo," jelasnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini belum ada keluhan dari masyarakat terkait dampak BBM oplosan jenis Pertamax yang dijual SPBU tersebut bagi mesin kendaraan.

Apabila ada masyarakat yang memiliki keluhan terkait dengan layanan SPBU bisa melapor ke unit Call Center Pertamina di nomor 135 atau atau di nomor Call Center 1 500 000.

Diberitakan sebelumnya, Polres Ponorogo menetapkan dua orang, masing-masing berinisial A dan D sebagai tersangka dalam kasus Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan di SPBU 54.634.20 di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko, mengatakan A merupakan manager SPBU dan D adalah security di SPBU itu.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved