Berita Jombang

Songsong Putusan MK Soal PHPU, Santri di Jombang Gelar Doa Bersama

Para santri berharap apapun keputusan MK tidak berdampak negatif negatif kepada kerukunan bangsa

Songsong Putusan MK Soal PHPU, Santri di Jombang Gelar Doa Bersama
SURYA.co.id/Sutono
Para santri Ponpes Al-Aqobah di Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang saat doa bersama. 

SURYA.co.id | JOMBANG – Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Aqobah, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang, menggelar doa bersama untuk kedamaian bangsa.

Doa bersama digelar di aula ponpes setempat tersebut guna menyambut menyambut putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden 2019.

Doa bersama dipimpin langsung pengasuh Ponpes Al-Aqobah KH Junaidi Hidayat. Ratusan santri memenuhi aula. Tak ketinggalan pula para guru dan ustaz juga ikut hadir dalam forum doa bersama tersebut.

Ketika istighosah dimulai dan semua terlihat khusuk memanjat doa. Para santri berharap apapun keputusan MK tidak berdampak negatif negatif kepada kerukunan bangsa.

Bangsa Indonesia tetap satu dalam naungan NKRI, begitu juga dengan para calon presiden dan wakil presiden. Pihak yang menang tidak takabur, sedangkan pihak yang kalah bisa legowo.

KH Junaidi Hidayat mengaku sengaja menggelar doa bersama untuk menyambut putusan MK hari ini. Seluruh santri dan pengurus pesantren ikut hadir dalam acara itu.

“Doa bersama ini untuk kedamaian bangsa. Jangan sampai terpecah hanya karena gara-gara pilpres. Apapun keputusan MK mari kita terima,” ujar mantan anggota Fraksi PKB DPRD Jombang ini.

Penulis: Sutono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved