Polisi Hentikan Kasus Kecelakaan Mobil Honda Brio yang Sempat Viral di Sidoarjo. Alasannya?

Penyidik Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Sidoarjo menghentikan perkara kecelakaan yang melibatkan mobil Honda Brio. Apa alasannya?

Polisi Hentikan Kasus Kecelakaan Mobil Honda Brio yang Sempat Viral di Sidoarjo. Alasannya?
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Mobil Honda Brio yang sempat viral di media sosial karena pengemudinya dianggap melakukan tabrak lari di Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Penyidik Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Sidoarjo menghentikan perkara kecelakaan yang melibatkan mobil Honda Brio L 1681 ZK, Kamis (27/6/2019).

Alasannya, polisi tidak menemukan korban yang diduga menjadi korban tabrak lari Brio merah yang disopiri oleh Suryo Yuli Anggoro, warga Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo tersebut.

"Sudah kami cari ke semua rumah sakit di Sidoarjo, korban kecelakaan itu tidak ditemukan. Dan sampai hari ini, tidak ada yang melapor ke polisi," ungkap Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Fahrian Saleh Siregar.

Karena tidak ada pelapor, penyidik memutuskan menghentikan perkara ini. Tapi jika di kemudian hari ada korban yang datang melapor, sebagaimana ketentuan, polisi akan kembali membuka perkara ini.

Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistiyono (kiri) bersama sopir Honda Brio yang kasus kecelakaannya dihentikan lantaran korban tidak ditemukan, Kamis (27/6/2019)
Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistiyono (kiri) bersama sopir Honda Brio yang kasus kecelakaannya dihentikan lantaran korban tidak ditemukan, Kamis (27/6/2019) (surabaya.tribunnews.com/m taufik)

Satpol PP Jombang Razia Anak Jalanan. Salah Satunya Ternyata Hamil Karena Perbuatan Pengamen

Pengantin Baru Wanita Tewas Dicium Suaminya Secara Brutal Saat Malam Pertama, Ini Penjelasan Ahli

Bisnis Suami ini Menonton Istrinya Berhubungan Badan dengan Pelanggan, Tarif Rp 3 Juta Sekali Kencan

Terkait pengeroyokan oleh sejumlah warga terhadap pengemudi Brio dan sempat merusak mobil warna merah tersebut, juga tidak berlanjut ke proses hukum.

'Pengemudi Brio memutuskan tidak melanjutkan perkara itu. Dia juga sudah menandatangani surat pernyataan tidak menuntut terkait pengeroyokan massa dan pengerusakan terhadap mobilnya," sambungnya.

Berdasarkan beberapa fakta tersebut, polisi juga telah menyerahkan mobil Brio yang selama ini disita sebagai barang bukti kepada pemiliknya.

"Mobil sudah diserahkan, dan kami juga meminta kepada pengendara mobil Brio untuk tetap kooperatif. Sewaktu-waktu dibutuhkan untuk kepentingan penyelidikan peristiwa itu, dia sudah menyatakan kesiapannya," tambah Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono.

Sebagaimana yang banyak beredar di media sosial dan beberapa media massa, peristiwa tabrak lari terjadi di u-turn Jalan Pahlawan dekat RS Delta Surya, 23 Juni lalu sekira pukul 01.30 WIB.

Saat itu Suryo mengendarai mobilnya, mengaku baru saja mengunjungi temannya di Perumahan Taman Pinang (TPI) Sidoarjo. Saat putar balik dekat RS Delta Surya, mobilnya bersenggolan dengan motor pengendara lain.

Berdalih tidak tahu, pria 33 tahun tersebut terus melaju meninggalkan lokasi. Dia kemudian dikejar oleh sejumlah warga, tapi tetap kabur tancap gas.

Sampai di Jalan Raya Buduran, mobil itu kembali menyenggol motor lain. Dia juga tetap tak berhenti. Dan sejumlah warga pun terus mengejarnya.

Sampai di Bundaran Alpha, mobil baru berhenti. Warga yang geram sempat mengamuk dengan merusak mobil Brio merah tersebut. Kaca bagian depan dan belakang pecah dilempari batu.

Suryo kemudian diamankan di Polsek Gedangan kemudian dibawa ke Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses lebih lanjut. Suryo juga sempat dites urine, tapi hasilnya negatif.

Dalam pemeriksaan, dia mengaku tidak berhenti ketika dikejar karena takut diamuk massa. Dan sekarang, dia bisa bernapas lega karena kasusnya berhenti. Tidak ada korban atau pelapor dalam perkara itu.
 

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved