Berita Bangkalan Madura

Penataan PKL Kaki Suramadu Diharapkan Tak Timbulkan Gejolak, Gandeng GIZ Jerman BPWS Beri Pelatihan

Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) oleh BPWS akan dilakukan dengan pendekatan persuasif kultural.

Penataan PKL Kaki Suramadu Diharapkan Tak Timbulkan Gejolak, Gandeng GIZ Jerman BPWS Beri Pelatihan
SURYAOnline/ahmad faisol
Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS, RB Djoni Iskandar dalam Sosialisasi Persiapan Penataan PKL KKJSM di Kantor Kecamatan Labang, Kamis (27/6/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) oleh BPWS akan dilakukan dengan pendekatan persuasif kultural. Ini dilakukan BPWS sebagai bentuk penghargaan terhadap entitas lokal dalam pengembangan Madura secara keseluruhan.

Pendekatan persuasif kultural tersebut disampaikan Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS, RB Djoni Iskandar dalam Sosialisasi Persiapan Penataan PKL KKJSM di Kantor Kecamatan Labang, Kamis ( 27/6/2019).

Menurutnya, pendekatan persuasif kultural digunakan karena PKL merupakan aset bangsa yang bisa mendorong basis ekonomi kerakyatan.

"Adalah langkah elegan dan memanusiakan PKL. Sehingga, dinamika ekonomi masyarakat tidak digerus. Tetapi justru didorong untuk lebih dinamis," ungkapnya.

Ia menjelaskan, para PKL ini kelak akan dilatih BPWS dengan keahlian yang akan membuat mereka memiliki daya saing dan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

"Kami latih SDM mereka dengan skill yang mumpuni. Di antaranya teknik kemasan, manajerial hingga pemasaran," jelasnya.

BPWS sejauh ini telah menggandeng GIZ Jerman dan INOPAK Institute untuk memberi bekal para PKL ini

"Dan itu dibiayai oleh negara melalui BPWS," pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Camat Labang Mahfudh mengatakan, pada prinsipnya, pihaknya berharap penataan PKL KKJSM jangan sampai menimbulkan gejolak sosial.

"Prinsipnya harus bisa mencari win-win solution, sehingga roda ekonomi PKL tetap bergerak dinamis," singkatnya.

Selain jajaran pejabat menengah BPWS dan Camat Labang, hadir pula Asisten Perekonomian Pemkab Bangkalan Moh Fahri, Kepala Desa Pangpong Amsori, Kepala Desa Sukolilo Barat, Rajman, dan perwakilan Kepala Desa Baengas.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved