Fenomena Perusahaan Endorse YouTuber dan Selebgram Jadi Tren Baru Dalam Dunia Marketing

Fenomena perusahaan bekerja sama dengan YouTuber dan selebgram ini merupakan tren baru dalam marketing.

Fenomena Perusahaan Endorse YouTuber dan Selebgram Jadi Tren Baru Dalam Dunia Marketing
istimewa
Dosen Program Studi International Business Management Universitas Ciputra, Victor Effendi SE MM CMA 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan atau institusi manapun apabila beriklan pasti menggunakan prinsip cost and benefit alias mencari sesuatu alternatif serta ekonomis dan mendapatkan hasil yang terbaik.

Penggunaan youtuber sama halnya dengan prinsip tersebut, yaitu dapat menjadi alternatif terbaik dalam berpromosi atau beriklan serta dianggap paling ekonomis dan hasilnya memuaskan.

Contohnya, perusahaan menggunakan seorang youtuber dan seorang selebgram yang mempunyai banyak viewers, tujuannya agar banyak orang melihat produknya.

Dari situ pula perusahaan dapat meningkatkan brand awareness, sehingga harapannya, konsumen menjadi tertarik dan membeli produk tersebut bukan sekadar tahu produk perusahaan.

Namun dalam hal ini perusahaan harus mempertimbangkan beberapa hal, salah satunya kesesuaian praktik konsumen.

Artinya, memilih youtuber ataupun selebgram merupakan sosok endorser yang tepat untuk produk brand image perusahaan tersebut.

Sebab, segmentasi konsumen disesuaikan dengan endorser itu sendiri.

Produsen tersebut harus melihat bahwa jika mengiklan di youtuber atau selebgram apakah penonton mereka itu punya profile yang sama dengan yang target dan segmentasi perusahaan.

Kalau hal ini tidak diperhatikan, hasilnya promosi tersebut akan berakhir percuma, karena penonton dari endorser tidak sesuai dengan segmentasi atau pangsa pasar.

Fenomena perusahaan bekerja sama dengan youtuber dan selebgram ini merupakan tren baru dalam marketing.

Halaman
123
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved