Berkat Perang Dagang Amerika VS China, Indal Aluminium Industry Catat Rekor Positif Angka Ekspor

Anak usaha Maspion Group ini menargetkan dapat tumbuh di angka 10 persen dengan memanfaatkan perang dagang antara Amerika dan China.

Berkat Perang Dagang Amerika VS China, Indal Aluminium Industry Catat Rekor Positif Angka Ekspor
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Dari kiri: Cahyadi Salim (Direktur PT Indal Aluminium Industriy Tbk (Inai)), Willy Muliawan (President Commisioner/Komisaris utama), Alim Markus (President Directur), Supranoto Dipokusumo (Komisaris), dan Wibowo Surya (Direktur Alumindo Light Metal Industry) di sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Inai di Surabaya, Kamis (27/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Indal Aluminium Industriy Tbk (Inai) mencatatkan kinerja positif selama semester pertama 2019 berkat kepercayaan masyarakat dunia terhadap perusahaan asal Jawa Timur ini.

Perusahaan produsen aluminium multinasional ini mencatat Rp479,45 miliar selama medio Januari hingga Mei 2019.

Cahyadi Salim, Direktur PT Indal Aluminium Industriy Tbk (INAI), menyampaikan bahwa angka penjualan ekspor pada 2019 menunjukkan tren kenaikan. Bahkan, angkanya melewati 50 persen dari total pendapatan Inai.

Pada periode Januari - Mei, nilai penjualan mencapai Rp479,45 miliar. Yang mana, Rp244,87 miliar atau Rp51,1 persen di antaranya merupakan pasar ekspor.

Persentase pendapatan tersebut meningkat, baik dari kinerja ekspor maupun total pendapatan. Untuk ekspor meningkat 32,7 persen sekaligus meningkatan persentase total penjualan di angka 14,6 persen dibandingkan 2018 untuk periode yang sama.

Sementara untuk angka penjualan dalam negeri cenderung stagnan dengan tumbuh di angka 0,3 persen.

"Orientasi kami akan terus mengembangkan sektor ekspor. Utamanya, di tengah penurunan penjualan dalam negeri yang cenderung lesu tahun ini," kata Cahyadi Salim, Direktur PT Indal Aluminium Industriy Tbk (Inai) di sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Inai di Surabaya, Kamis (27/6/2019).

Executive Managing Director, Alim Prakasa menambahkan kinerja keuangan PT Indal Aluminium Industry di 2018 juga menunjukkan kinerja positif. Nilai penjualan Inai pada 2018 sebesar Rp1,130,31 triliun diikuti laba usaha sebesar Rp93,16 miliar dan laba bersih senilai Rp40,46 miliar.

Yang mana, angka ekspor di 2018 mencapai Rp514,61 miliar atau 45,5 persen dari total penjualan. Persentase tersebut meningkat dibanding 2017 yang baru meraih 39,8 perse.

Hingga akhir 2019, anak perusahaan dari Maspion Group ini menargetkan dapat tumbuh di angka 10 persen. Target ini dinilai masih cukup realistis di tengah persaingan perang dagang (trade war) antara Amerika dan China.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved