Sambang Kampung

Wahana Bermain Anak di Putat Jaya Minim Penjagaan

Dengan tidak adanya batasan jam bermain, menurutnya banyak anak-anak yang bermain hingga malam dan mengganggu warga yang beristirahat

Wahana Bermain Anak di Putat Jaya Minim Penjagaan
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Sejumlah anak bermain di lapangan futsal dan taman bermain di salah satu bekas wisma yang ada di Gang Dolly (Kupang Gunung Timur I), Senin (24/6). Sejumlah rumah bekas wisma di sulap oleh Pemkot Surabaya menjadi lapangan futsal dan tempat bermain untuk anak. Dan banyak bekas wisma beralih menjadi tempat usaha. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jalan Kupang Gunung Timur I atau lebih dikenal sebagai gang Dolly kini tampak terlihat seperti kampung pada umumnya.

Bahkan kampung yang menjadi bagian RT 6/RW 6 Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan ini sudah memiliki wahana bermain untuk anak-anak, serta lapangan futsal dan taman bermain.

Fasilitas yang dibangun Pemerintah Kota Surabaya sejak tahun 2016 ini tampak dimanfaatkan maksimal oleh anak-anak. Bahkan saat sore terlihat banyak anak kecil berlarian di area bermain ini.

Wijayati, Ketua RT mengungkapkan dengan adanya lahan bermain ini, anak-anak memiliki tujuan bermain. Sehingga orang tua tahu dimana mencari anaknya.

Anak-anak kampung lain juga banyak yang berdatangan ke kampungnya. Serta orang tua tidak perlu mengajak anaknya bermain ke taman yang jauh dari kampung.

"Hanya saja memang kami tidak memiliki jam khusus untuk anak-anak. Sehingga cukup sulit untuk mengarahkan kalau bukan anak sendiri,"ujarnya.

Dengan tidak adanya batasan jam bermain, menurutnya banyak anak-anak yang bermain hingga malam. Sehingga kerap mengganggu warga lain yang sudah istirahat.

Upaya mengarahkan anak-anak menurutnya sempat dilakukan dengan membuka taman bacaan masyarakat. Tetapi karena petugasnya cukup jarang bertugas, menurutnya masih kurang efektif.

"Kalau masalah etika, beberapa anak memang sudah diarahkan mengaji. Jadi kalau sore kadang banyak yang ngaji juga,"lanjutnya.

Nuryani (50), warga kampung menambahkan adanya lapangan bermain untuk anak menurutnya memudahkannya mengawasi cucu pertamanya yang berusia lima tahun.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved