Liputan Khusus

UPN Veteran Jatim Beri Peluang Youtuber Diterima sebagai Mahasiswa lewat Jalur Mandiri Prestasi

Budiono diundang di acara kampus untuk membagikan pengalamannya di YouTube. Dia juga pernah diundang ke kantor pusat YouTube.

UPN Veteran Jatim Beri Peluang Youtuber Diterima sebagai Mahasiswa lewat Jalur Mandiri Prestasi
foto: don/nen
Budiono, youtuber asal Surabaya pernah tiga kali diundang ke kantor pusat Youtub di AS. 

SELAIN telah berpenghasilan 6.000 Dolar AS, Budiono diundang di acara kampus untuk membagikan pengalamannya di YouTube. Dia juga pernah diundang ke kantor pusat YouTube.

"Saya sudah 3 kali diundang ke kantor pusat Google di California, pada 2017 sekali dan 2018 sebanyak 2
kali. Tapi itu bukan acara YouTube, melainkan acara Google Local Guides dan Google Product Expert.
Kalau yang acara YouTube, beberapa bulan lalu saya terpilih menjadi salah satu peserta YouTube
NextUp 2019 di Jakarta. Itu semacam camp pelatihan dengan jumlah peserta sangat terbatas, dan
peserta mendapatkan fasilitas khusus," pungkasnya.

Menjadi seorang Youtuber sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Sudah banyak di negeri ini yang
memperoleh uang miliaran karena menjadi seorang Youtuber. Sebut saja Youtuber ternama Atta
Halilintar, Ria Ricis atau Raditya Dika yang memiliki jutaan subscribers.

Masalah ini mencuat lagi karena Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur
membuka peluang bagi Youtubers menjadi mahasiswanya melalui seleksi jalur mandiri prestasi (JMP).

Ini merupakan hal yang baru di dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi negeri.

Wakil Rektor 1 UPN Veteran Jatim Sukendah mengatakan, alasan memberikan peluang bagi Youtubers
adalah untuk mewadahi para anak muda yang kreatif.

Identifikasi prestasi dan kemampuan sejak penerimaan, akan mempermudah dalam mengarahkan mereka saat proses belajar di perkuliahan.

"Sehingga output-nya ketika lulus, mereka memiliki kompetensi ataupun keahlian di bidangnya. kontribusi ke masyarakat dan negara juga lebih besar. Selain itu menjadi tenaga kerja yang dibutuhkan di era industri digital seperti sekarang. Tak hanya prestasi nonakademik, mahasiswa dengan prestasi akademik juga kami arahkan dan wadahi," kata Sukendar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/6/2019).

Konten kreator, Youtubers masuk ke dalam kategori jalur mandiri prestasi. Totalnya ada 6 kategori di
jalur mandiri prestasi, yakni olahraga, seni dan budaya, olimpiade keilmuan, (juara 1-3 tingkat
kota/kabupaten, provinsi, nasional, dan internasional dalam tiga tahun terakhir), hafiz Alquran minimal
5 juz, prestasi organisasi misalnya ketua OSIS sekurangnya satu periode, dan inovator kreator atau
youtubers.

Sukendar mengatakan, meski termasuk dalam kategori, para Youtubers tidak serta-merta bisa lolos
seleksi jalur mandiri prestasi. Ada beberapa tahapan yang harus dilewati saat proses seleksi.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved