Senin, 15 Juni 2026

Berita Surabaya

Ujian Merangkai Bunga dan Desain Floral, Peserta Wajib Bikin 5 Rangkaian yang Menganut 9 Prinsip

"Untuk melamar pekerjaan, sertifikat ini sangat menambah poin karena sertifikasinya dari lembaga di bawah Dinas Pendidikan Kota Surabaya."

Tayang:
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Parmin
surya.co.id/christine ayu nurchayanti
KOMPETENSI PERANGKAI - Peserta mengikut uji kompetensi merangkai bunga di LKP Cumbacitta Surabaya, Selasa (25/6/2019). 

Surya.co.id | SURABAYA - Dini tampak telaten merangkai bunga yang ada di depannya.

Ada bunga mawar, krisan, herbras, dan lain sebagainya. Juga tanaman andong, pakis, dan lain-lain.

Berbekal gunting dan keahlian yang ia miliki, Dini menggabungkan bunga dan tanaman tersebut menjadi satu rangkaian yang rapi.

Tak hanya Dini, 11 perserta lain yang tengah mengikuti Ujian Kompetensi Level 1 Merangkai Bunga dan Desain Floral di Tempat Uji Kompetensi (TUK) LKP Cumbacitta, Selasa (25/6/2019) begitu antusias menciptakan rangkaian bunga.

Hetty Kuswahyu, pimpinan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cumbacitta menjelaskan para peserta wajib membuat lima macam rangkaian, yakni vertikal, segitiga, bulat, wrapping, dan korsase.

"Dalam merangkai, tidak asal-asalan. Ada sembilan prinsip yang harus diperhatikan yaitu irama, fokus, aksen, komposisi, proposional, keseimbangan, kesatuan, kedalaman, dan harmoni," tutur Hetty.

Selain itu juga ada lima prinsip yang tak boleh dilupakan yaitu ruang, warna, garis, bentuk, dan tekstur.

Para peserta yang lolos pada ujian kompetensi ini, Hetty mengemukakan, berhak mendapatkan sertifikat yang diakui di dalam dan di luar negeri.

"Untuk melamar pekerjaan, sertifikat ini sangat menambah poin karena sertifikasinya dari lembaga di bawah Dinas Pendidikan Kota Surabaya," tutur Hetty.

Tjuk Hastuti, penguji ujian kompetensi menuturkan penilaian ditekankan pada bentuk dasar seperti bulat, segitiga, dan lain sebagainya.

Selain itu juga dinilai berdasarkan kombinasi warna seperti monokromatis, kontras, dan analog.

"Keseluruhan hasil garapan peserta bagus. Sekarang kebanyakan masyarakat ingin yang instan. Dalam merangkai bunga yang menjadi patokan mereka adalah instagram atau pinterest," tutur Tjuk.

"Padahal merangkai bunga ada rahasianya seperti ukuran, kedalaman, komposisi, dan lain sebaginya," lanjutnya.

Hal ini, menurut Tjuk dapat diperoleh dari mengikuti kursus merangkai bunga.

Antini, peserta ujian, mengaku tak terlalu menemukan kesulitan yang berarti.

Dalam merangkai, Antini menuturkan, tidak bisa dilakukan sembarangan. Melainkan ada banyak pakem serta bermacam-macam teknik yang harus dilakukan.

"Kali ini bentuk rangkaian dan jenis bunga telah disediakan. Tugas kami adalah untuk merangkainya," tutur perempuan 74 tahun ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved