Berita Mojokerto

Terungkap Penyebab Kematian Korban Pembunuhan yang Mayatnya Dibakar dan Dibuang di Kebun Jagung

Polisi mengungkap penyebab kematian korban pembunuhan Eko Yuswanto, yang mayatnya dibakar lalu dibuang di kebun jagung beberapa waktu lalu.

Terungkap Penyebab Kematian Korban Pembunuhan yang Mayatnya Dibakar dan Dibuang di Kebun Jagung
surya.co.id/febrianto ramadani
Tersangka Dantok dan Gundul memeragakan reka adegan dalam rekonstruksi pembunuhan Eko Yuswanto di rumah orang tua Datok di Kenanten, Mojokerto, Selasa siang (25/6/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Polisi mengungkap penyebab kematian korban pembunuhan Eko Yuswanto, yang mayatnya dibakar lalu dibuang di kebun jagung beberapa waktu lalu.

Hal itu selah Satreskrim Polres Mojokerto melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut di rumah salah satu pelaku pada Selasa (25/6/2019).

Rekonstruksi juragan rongsokan itu dilakukan di rumah orang tua Dantok, salah satu pelakunya.

Satreskrim Polres Mojokerto Kota bekerjasam dengan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto dan menghadirkan kedua tersangka pelaku, Dantok alias Gundul (39) dan Priono (38) dalam rekonstruksi tersebut.

Kedua tersangka memeragakan 46 adegan sesuai perannya masing-masing, mulai dari menyusun rencana untuk menghabisi nyawa korban hingga adegan eksekusi.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Danny Setiono, menjelaskan, kedua tersangka menghilangkan nyawa korban dengan cara melakukan tendangan dan pukulan yang mengakibatkan nyawa korban hilang.

"Kedua tersangka melakukan pemukulan dan tendangan beberapa kali yang mengakibatkan faktor utama korban meninggal, karena tertusuknya paru - paru korban akibat patahan tulang rusuk," ungkap Sigit di TKP, Selasa siang (25/6/2019).

Masih kata sigit, sebelum ditendang dan dipukul oleh kedua tersangka, korban diajak pesta minuman keras, lalu dibekap dengan bantal di dalam rumah orang tua Dantok.

Sedangkan terkait motif, lanjut Sigit, lantaran kedua tersangka dendam terhadap istri korban yang telah berperilaku tidak enak kepada istri korban pelaku.

"Berdasarkan keterangan dari para saksi dan tersangka, motifnya adalah motif dendam tersangka terhadap istri korban yang telah berperlakuan tidak enak terhadap istri tersangka," kata Sigit.

Melalui Rekonstruksi ini, polisi berharap kasus ini segera tuntas. Mulai dari tahap penyidikan dan penuntutan menuju proses persidangan dan pengadilan. Sehingga masyarakat mendapatkan rasa keadilan lebih cepat.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved