Advertorial

Kemendes PDTT Apresiasi Kinerja Polisi, Cekatan Tangkap 2 Terduga Pembunuh Pendamping Desa

Kemendes PDTT menyampaikan apresiasi Polres Nias yang telah menangkap dua orang yang terduga pelaku pembunuhan Pendamping Desa

Kemendes PDTT Apresiasi Kinerja Polisi, Cekatan Tangkap 2 Terduga Pembunuh Pendamping Desa
istimewa
Kemendes PDTT menyampaikan apresiasi Polres Nias yang telah menangkap dua orang yang terduga pelaku pembunuhan Pendamping Desa 

SURYA.co.id - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyampaikan apresiasi atas langkah sigap pihak Kepolisian Resort Nias di Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara, karena dalam waktu singkat telah dapat menangkap dua orang yang terduga sebagai pelaku pembunuhan Pendamping Desa pada Sabtu, (22/06/2019).

"Kami, atas nama pimpinan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Kepolisian yang telah melakukan penangkapan pada kedua terduga pelaku pembunuhan terhadap Pendamping Desa dalam waktu relatif singkat", ungkap Weldon Jonas, Kepala Seksi Pendampingan Desa, Direktorat PMD kepada Media ketika berkunjung di Kantor Polres Nias di Kota Gunung Sitoli, Senin (24/06/2019).

Weldon menuturkan pihaknya bersama Biro Hukum Kemendes PDTT M Fauzi, Koordinator Program Regional I Muh Arwani, dan TA Kabupaten setempat Asafati Gea, atas nama Direktorat PMD juga menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam atas musibah terbunuhnya Rikson Pandapotan Hutabarat pada Jumat lalu, (21/06/2019) di mana almarhum tercatat sebagai Pendamping Desa yang bertugas di Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi.

Dia mendoakan agar arwah almarhum diterima di sisi Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kesabaran.

"Kita percayakan pada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut terkait terduga kedua pelaku tersebut ", kata Wildon.

Sebelum berkunjung ke Polres Gunung Sitoli, Weldon dan Tim juga melakukan koordinasi dengan Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kota setempat.

Dalam kesempatan kunjungan ke Dinas PMD Gunung Sitoli, Tim bertemu Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Rahmat K Zebua.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya merasa terkejut ketika mendengar peristiwa tersebut.

"Kami tidak menyangka sebelumnya. Almarhum kinerjanya baik dan humble", katanya.

Sebagaimana diketahui, Rikson (demikian panggilan akrabnya) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh warga sekitar bernama Yasa'aro Lase di lokasi lahan dekat gedung RRI Kota Gunung Sitoli, dengan tampak luka sayatan pada bagian dagu dan leher, Jumat (21/06/2019).

Halaman
123
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved