Citizen Reporter

Workshop Produksi Prototype Multimedia, Alasan Kemendikbud Pilih Model STEM pada Portal Pembelajaran

Workshop Produksi Prototype Multimedia dengan Model STEM diadakan Pustekkom, Kemdikbud, 22-24 April 2019 di Hotel Cosmo Amaroossa, Jakarta Selatan.

Workshop Produksi Prototype Multimedia, Alasan Kemendikbud Pilih Model STEM pada Portal Pembelajaran
foto: istimewa
Suasana Workshop Produksi Prototype Multimedia dengan Model STEM yang diadakan Pustekkom, Kemendikbuddi Hotel Cosmo Amaroossa, Jakarta Selatan pada 22-24 April 2019. 

PERKEMBANGAN TIK yang cepat memberikan tantangan bagi guru dalam menyediakan pembelajaran. Pembelajaran itu menciptakan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan pengetahuan dan keterampilan.

Tuntutan siswa saat ini adalah menjadi pemecah masalah, penemu, inovator, membangun kemandirian, berpikir logis, melek teknologi, dan mampu menghubungkan pengetahuan dengan masalah yang dihadapi. 

Itu menjadi topik utama dalam Workshop Produksi Prototype Multimedia dengan Model STEM yang diadakan Pustekkom, Kemendikbud, 22-24 April 2019 di Hotel Cosmo Amaroossa, Jakarta Selatan.

Dengan menghadirkan 33 peserta workshop yang terdiri atas 9 guru dan 24 pengembang teknologi pendidikan, Pustekkom berharap adanya prototype yang dapat dijadikan rujukan bagi guru maupun pengembang teknologi pendidikan (PTP) yang akan mengembangkan video pembelajaran.

Selain itu, kualitas mutu dan kuantitas produksi semakin meningkat. Itu untuk memperkaya konten di portal pembelajaran.

Selama tiga hari, peserta dilatih membuat lima jenis video pembelajaran. Pola yang digunakan adalah diskusi grup dan presentasi.

Deni Ranoptri, narasumber dari Kalimantan Selatan menjelaskan, konten video pembelajaran yang baik adalah yang mampu menyampaikan pesan pembelajaran.

Sebagus apapun animasi ataupun efek kalau pesan tak tersampaikan pada siswa maka video itu akan percuma.

“Model STEM (Sains, Engineering and Mathematics) dipilih dengan tujuan video yang dibuat cocok diterapkan di sekolah menengah yang subjek pembelajarannya membutuhkan pengetahuan yang kompleks. Ïlmu yang aplikatif untuk membuat video pembelajaran dan sangat bermanfaat untuk menunjang pembelajaran,” ujar Surya Arif Kartono, peserta dari SMA Xin Zhong Surabaya.

Sejak 2011, Pustekkom Kemdikbud telah mengembangkan portal pembelajaran belajar.kemdikbud.go.id.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved