Breaking News:

Warganet Protes Bahu Jalan Antasari yang Dicor, Satpol PP Bertindak

Sebuah kios di deretan Stasiun Tulungagung memicu perdebatan warga di dunia maya karena menutup bahu jalan Antasari dengan semen.

surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Beton yang menutup bahu jalan di depan Meet Kopi memicu protes warga. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sebuah kios di deretan Stasiun Tulungagung memicu perdebatan warga di dunia maya. Sebab kios yang difungsikan coffee shop ini menutup bahu Jalan Antasari dengan semen.

Bahu jalan yang dicor semen itu kemudian difungsikan untuk meletakkan meja saat malam hari.

Banyak yang mengecam, karena bahu jalan adalah fasilitas umum yang seharusnya dijaga.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tulungagung telah mendatangi lokasi, setelah ramai di media sosial.

Kanit Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Tulungagung, Rusdianto mengatakan, memang ada pelanggaran yang dilakukan Meet Kopi, nama coffee shop tersebut.

Karena itu pihaknya berkoordinasi dengan pihak Stasiun Tulungagung, untuk melakukan penertiban.

“PT KAI melalui Stasiun Tulungagung berjanji akan memanggil penyewa kios. Mereka meminta supaya cor semen yang menutup bahu jalan itu dibongkar,” ujar Rusdianto.

Bahkan PT KAI memberi tenggat waktu dua hari, agar material yang menutup bahu jalan itu dibersihkan.

Jika tidak dilakukan, Stasiun Tulungagung akan mengundang semua pihak terkait agar dilakukan penertiban.

Masih menurut Rusdianto, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan karena kios ini aset PT KAI.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved