Tersangka Ancam Penggal Kepala Jokowi Ingin Nikah di Rutan, meski Terancam Hukuman Seumur Hidup

Pria yang menjadi tersangka ancam penggal kepala Jokowi mengajukan nikah di Rutan (Rumah Tahanan). Padahal, dia terancam hukuman seumur hidup.

Tersangka Ancam Penggal Kepala Jokowi Ingin Nikah di Rutan, meski Terancam Hukuman Seumur Hidup
kolase
Pengancam penggal kepala Jokowi ajukan nikah di Rutan. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Pria yang menjadi tersangka ancam penggal kepala Jokowi mengajukan nikah di Rutan (Rumah Tahanan). Padahal, dia terancam hukuman seumur hidup.

Pria pengancam penggal kepala Jokowi adalah HS (25). Saat ini, ia meringkuk di Rutan Polda Metro Jaya. Ia berharap penyidik memfasilitasi pernikahannya dengan kekasihnya, AA.

Itu diungkapkan oleh pengacara HS, Sugiarto Atmowijoyo, Senin (24/6/2019). Ia mengatakan, surat izin pengajuan pernikahan itu telah dilayangkan kepada penyidik pada 10 Juni 2019.

"Ada dua poin dalam surat itu. Pertama, permohonan penangguhan penahanan. Kedua, kalau poin pertama tidak diizinkan, kami minta diberikan waktu untuk bisa menikah di tahanan," kata Sugiarto di Polda Metro Jaya.

Kendati demikian, penyidik Polda Metro Jaya belum memutuskan permohonan penangguhan penahanan atau izin pernikahan yang diajukan HS.

"Sampai sekarang belum ada tanggapan (dari Polda Metro Jaya)," ujarnya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, AA berharap dapat menikah dengan HS sebelum 30 Juni 2019.

"Sudah lama persiapan menikahnya. Waktu itu minta (menikah) tanggal 10 Juni, tapi kan enggak bisa. (Harapannya) segera ya sebelum tanggal 30 Juni," ujar AA.

Adapun, HS ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019).

HS diduga melontarkan ancaman untuk memenggal kepala Presiden Joko Widodo saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jumat (10/5/2019) siang.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved