Berita Surabaya

Pengacara Ahmad Dhani 'Ngebut' Susun Memori Banding atas Kasus Vlog 'Idiot'

kuasa hukum Ahmad Dhani tengah menyusun memori banding, akta banding dari PN Surabaya juga sudah diterima pengacaranya.

Pengacara Ahmad Dhani 'Ngebut' Susun Memori Banding atas Kasus Vlog 'Idiot'
TribunJatim.com/Syamsul Arifin
Ahmad Dhani saat jalani sidang vonis di Ruang Sidang Cakra, PN Surabaya, Selasa, (11/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ahmad Dhani ajukan banding atas kasus vlog 'idiot' seusai divonis satu tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya beberapa waktu lalu. Kini, pihak kuasa hukum tengah menyusun memori banding, akta banding dari PN Surabaya juga sudah diterima pengacaranya.

Kuasa hukum Ahmad Dhani, Sahid mengatakan, sejak Rabu (19/6/2019) kemarin, akta banding Ahmad Dhani sudah keluar, pihaknya tinggal melakukan menyusun memori banding.

"Akta banding sudah keluar sejak Rabu kemarin. Sekarang tinggal susun memori banding," ungkapnya, Senin (24/6/2019).

Ia menambahkan, dalam memori banding nanti pihaknya akan mengulas soal keberatan Ahmad Dhani terkait dengan putusan kasus vlog idiot.

"Nanti kami uraikan, apa saja yang menjadi pertimbangan keberatan mas Ahmad Dhani terkait dengan putusan yang kemarin," ungkapnya.

Usai menyusun memori banding, dalam minggu ini, pihaknya secepatnya akan mendaftarkan upaya banding tersebut ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur.

Dengan demikian, maka kasus Ahmad Dhani akan beralih ke PT Jatim.

"Secepatnya kami daftarkan, karena akta banding sudah keluar dan tinggal menyusun memori banding yang dilakukan oleh tim kuasa hukum," tambahnya.

Sebelumnya, musisi sekaligus politisi dari Partai Gerindra, Ahmad Dhani divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim PN Surabaya.

Ia dinyatakan terbukti bersalah, melakukan tindak pidana melakukan pencemaran nama baik dalam kasus vlog idiot.

Vonis ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono pada Selasa (11/6/2019) lalu.

Dalam amar putusan yang dibacakannya, Ahmad Dhani dinyatakan bersalah melanggar Pasal 45 Ayat (3) jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI No19 /2016 tentang Perubahan atas UU No11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

Penulis: Samsul Arifin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved