Berita Surabaya

Korban Bom Molotov di Pakis Wetan Surabaya Ngaku Trauma, Warga Jaga Kampung Secara Swadaya 24 Jam

Korban pelemparan bom molotov di Pakis Wetan Surabaya ngaku masih trauma. Warga jaga kampung secara swadaya 24 jam

Korban Bom Molotov di Pakis Wetan Surabaya Ngaku Trauma, Warga Jaga Kampung Secara Swadaya 24 Jam
surya.co.id/istimewa
Polisi memeriksa lokasi pelemparan bom molotov di rumah Bambang Puguh Mulyanto, warga Pakis Wetan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Sabtu (22/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bambang Puguh Mulyanto, pemilik rumah di Pakis Wetan, Kecamatan Sawahan Kota Surabaya yang diteror bom molotov, Jumat (21/6/2019) malam, mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut.

Tak hanya Bambang, warga kampung Pakis Wetan pun resah pasca pelembaparan bom molotov itu.

Saat ini warga melakukan penjagaan kampung 24 jam secara bergantian dan swadaya.

Mereka berharap teror serupa tidak terjadi kembali.

Korban Bambang sendiri menyatakan teror bom molotov ini baru pertama terjadi di rumahnya.

Ia juga mengaku tak memiliki masalah apapun dan berhubungan baik dengan tetangga sekitarnya.

Mendadak Ada Suara Ledakan Keras

Sebelumnya, Bambang Puguh Mulyanto (65), warga Pakis Wetan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, dikagetkan dengan pelemparan bom molotov di rumahnya, Jumat (21/6/2019) malam.

Saat itu Bambang dan Atima, istrinya sedang menonton televisi di ruang tamu.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved