Berita Regional

Kondisi Terkini Pelajar Lamongan yang Selamat dalam Laka Bus Rosalia Indah vs Avanza di Semarang

Kondisi terkini pelajar Lamongan yang selamat dalam laka bus Rosalia Indah vs Avanza di Semarang.

Kondisi Terkini Pelajar Lamongan yang Selamat dalam Laka Bus Rosalia Indah vs Avanza di Semarang
tribun jateng/istimewa
Kondisi Toyota Avanza yang rusak parah usai bertabrakan dengan bus Rosalia Indah di Jalan Raya Boyolali-Salatiga, tepatnya di Dusun Ngentak, Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (23/6/2019) dini hari. 

SURYA.co.id | SALATIGA - Hingga saat ini, satu warga Lamongan yang terluka akibat kecelakaan maut bus Rosalia Indah vs Avanza di Jalan Raya Boyolali-Salatiga, tepatnya di Dusun Ngentak, Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (23/6/2019) dini hari, masih dirawat di ruang ICU RSUD Kota Salatiga.

Korban bernama Muhammad Nuruddinillah (17) ini diketahui mengalami luka ringan di bagian kepala.

"Untuk korban yang selamat masih tetap dalam pengawasan petugas medis karena belum pulih total,” ujar Kasubag Humas RSUD Kota Salatiga Nugroho Prasetyaningsih, Minggu (23/6/2019).

Korban merupakan pelajar warga Dusun Babatan RT 3/RW 3 Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.

Sebelumnya terdapat 8 korban kecelakaan lalulintas yang diperiksa di RSUD Salatiga.

Enam di antaranya sudah dalam keadaan meninggal dunia, dua lainnya mengalami luka berat dan ringan.

“Seluruh korban diketahui berasal dari Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Mereka datang satu persatu diantar petugas Polres Semarang sekira pukul 04.00 WIB,” lanjutnya, Minggu (23/6/2019).

Dua korban kecelakaan yang menjalani perawatan adalah Muhammad Nuruddinillah (17) dan Muslikah (64).

Satu Lagi Warga Lamongan Tewas dalam Laka Bus Rosalia Indah vs Avanza di Semarang, Ini Identitasnya

Tetapi kemudian Minggu (23/6/2019) sekitar pukul 10.45 WIB, Muslikah (64) warga Dusun Babatan RT 3/RW 3, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, meninggal dunia akibat luka patah kaki kanan kiri, patah tangan kanan kiri.

“Jadi total korban meninggal berjumlah 7 orang. Korban Muslikah sempat dirawat di IGD RSUD Kota Salatiga sekira hampir 7 jam. Petugas medis menduga luka pada hampir sekujur tubuhnya menyebabkan meninggal,” katanya.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved