Kejari Jember Segel Proyek Pasar Manggisan Tanggul

Jaksa dari Kejari Jember menyegel Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul, Senin (24/6/2019). Pasar itu sebenarnya masih dalam proses revitalisasi.

ist
Penyegelan pasar Manggisan di Tulungagung oleh Kejari Jember, Senin (24/6/2019) 

SURYA.co.id | JEMBER - Jaksa dari Kejari Jember menyegel Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul, Senin (24/6/2019).

Pasar Manggisan yang disegel itu masih dalam proses revitalisasi. Pasar itu termasuk dalam proyek revitalisasi 12 pasar memakai dana APBD Kabupaten Jember tahun anggaran 2018.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Jember, Agus Budiarto membenarkan penyegelan pasar tersebut.

"Hari ini kami lakukan penyegelan terhadap Pasar Manggisan untuk kepentingan penyidikan yang sedang kami lakukan," ujar Agus kepada Surya, Senin (24/6/2019) malam.

Penyegelan hanya dilakukan di satu pasar saja yakni Pasar Manggisan.

Penyegelan disaksikan oleh pihak Muspika Tanggul, di antaranya Camat Tanggul M Ghozali. Banner merah berbunyi antara lain 'bangunan ini disegel' ditempel di pagar seng yang memagari proyek revitalisasi pasar tersebut.

Penyegelan itu berdasarkan perintah Kepala Kejari Jember dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Jember tahun 2018.

Pasar Manggisan adalah satu pasar dalam 12 proyek itu yang proses pengerjaannya belum selesai. Proyek revitalisasi pasar itu senilai Rp 7,8 miliar. Berdasarkan papan proyek di pasar itu, waktu pengerjaan kontruksi pembangunan pasar itu selama 80 hari kalender, sejak Oktober 2018.

Proyek revitalisasi pasar itu ada perpanjangan sampai Februari 2019. Namun hingga masa kontrak kerja selesai, proyek revitalisasi pasar itu belum kelar juga. Bahkan akhirnya pasar itu menjadi mangkrak karena pada bulan Mei lalu, sudah tidak ada pekerjaan. Sementara pedagang Pasar Manggisan harus bertahan berjualan di pasar sementara.

Penyegelan Pasar Manggisan ini dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan saksi yang dilakukan di Kantor Kejari Jember Jl Karimata, Senin (24/6/2019). Agus menuturkan ada dua orang saksi yang diperiksa. Keduanya adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) revitalisasi pasar tahun 2018. Agus enggan menyebut nama dua orang tersebut.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved