Berita Ekonomi Bisnis

Gandeng BPN Kanwil Jatim, BPR Jatim Bidik Potensi Pengembangan Ekonomi Masyarakat

Dengan MoU tersebut, Bank UMKM mendapatkan akses informasi dan data bagi masyarakat pemegang sertifikat tanah.

Gandeng BPN Kanwil Jatim, BPR Jatim Bidik Potensi Pengembangan Ekonomi Masyarakat
foto: istimewa
Dirut Bank BPR Jatim Bank UMKM, Yudhi Wahyu (kiri) bersama Heri Santoso, Kepala Kanwil BPN Jatim, usai menandatanganan MoU pada 12 Juni 2019 lalu di kantor Kanwil BPN Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur yang disebut BPR Jatim Bank UMKM Jatim, telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah Jawa Timur.

Dengan MoU tersebut, Bank UMKM mendapatkan akses informasi dan data bagi masyarakat pemegang sertifikat tanah yang bisa menjadi nasabah debitur Bank UMKM untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

"Hal tersebut merupakan salah satu upaya kami dalam memenuhi target mendapatkan nasabah baru dan ikut melakukan pemberdayaan Ekonomi masyarakat," jelas Yudhi Wahyu, Direktur Utama BPR Jatim Bank UMKM saat ditemui Senin (24/6/2019).

Terbukanya akses untuk mendapatkan nasabah baru khususnya pelaku UMKM melalui BPN ini merupakan langkah perdana dari perbankan lokal. BPN sebagai lembaga resmi pemerintah yang mengurusi sertifikasi tanah, akan mengajak BPR Jatim Bank UMKM untuk memberikan saluran kredit kepada masyarakat yang memiliki Usaha dengan jaminan sertifikat tanah.

“Dengan adanya program dari pemerintah untuk sertifikasi tanah, kami sebagai bank milik Pemerintah daerah tak ingin hanya menjadi penonton. Kami juga ingin mengambil peluang besar ini, walaupun pesaingnya juga sangat besar, karena harus berhadapan dengan bank umum skala nasional,” lanjut Yudhi.

Penandatangan MoU dengan Kanwil BPN Jatim telah dilakukan pada 12 Juni 2019 lalu, dan pada Juli mendatang akan ditindaklanjuti dengan penandatangan 38 BPN kabupaten/kota dengan Kantor Cabang Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur.

“Sebenarnya sebelum ada penandatangan MoU resmi dengan BPN, 20 Kantor Cabang Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur telah melakukan pendekatan dengan BPN untuk mendapat ruang nasabah baru. Sekarang kerjasama itu kami resmikan dalam nota kesepahaman. Bermula dari Kantor Pusat Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur dengan Kanwil BPN Jatim, nanti akan diikuti dengan BPN kabupaten/kota dengan Kantor Cabang Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur,” jelasnya.

Hingga Mei 2019, jumlah nasabah baru Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur telah mencapai 820 nasabah. Untuk itu, pihaknya sangat yakin hingga akhir 2019 target 2.000 nasabah baru akan terpenuhi.

“Saat penyerahan sertifikat oleh Presiden Joko Widodo di Gresik pekan lalu, kami dari Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur juga diberikan kesempatan untuk paparan dihadapan 3.500 penerima sertifikat tanah, bagaimana mendapat kredit di Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur. Kesempatan ini tak kami sia-siakan. Kami undang juga nasabah lama sebagai testimoni. Hasilnya banyak masyarakat penerima sertifikat tanah yang tertarik untuk mendapat kredit dari Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur,” ungkap Yudhi.

\Masyarakat yang ingin mendapatkan kredit di Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur, dapat memilih salah satu tiga jenis kredit. Yakni pertama; Kusuma Kredit atau Kredit untuk Semua Masyarakat. Jenis kredit ini yang paling banyak dipilih karena tidak ada maksimal dan minimal pinjaman kreditnya.

Kedua, Kredit Mulus atau Multi Lancar Usaha dan ketiga, Kredit Petani Jatim.

“Jangka waktu pinjaman lima tahun dengan suku bunga flet 10 persen atau per bulanya 0,83 persen. Untuk Kredit Kusuma tidak ada batas jumlah pinjaman, untuk Kredit Mulus maksimal Rp 200 juta dan Kredit Petani Jatim kalau per orangan Rp50 juta,” tandas Yudhi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved