Citizen Reporter

Siswa SMP Islam Sabilillah Malang Belajar Bahasa Inggris bersama Collin Walter dari Amerika

Siswa SMP Islam Sabilillah Malang mendapatkan kesempatan untuk belajar Bahasa Inggris bersama penutur asli (native speaker) dari Amerika.

Siswa SMP Islam Sabilillah Malang Belajar Bahasa Inggris bersama Collin Walter dari Amerika
foto: istimewa
Para siswa SMP Sabilillah Malang mendengarkan paparan Collin Walter dari Amerika. 

SISIWA SMP Islam Sabilillah Malang mendapatkan kesempatan untuk belajar Bahasa Inggris bersama penutur asli (native speaker) dari Amerika. Kegiatan yang diselenggarakan Rabu (10/4/2019) itu diikuti seluruh siswa kelas VIII dan bertempat di SMP Islam Sabilillah.

Kegiatan itu merupakan agenda rutin setiap semester untuk memfasilitasi para siswa mempraktikkan dan melatih kemampuan bahasa Inggrisnya. Selain itu, siswa diberi pengalaman berinteraksi dengan orang asing.

Kegiatan yang bertajuk Fun with Native itu menghadirkan dua guru yakni, Collin Walter dari Amerika dan Aon Budiono dari Indonesia. Keduanya adalah pengajar di lembaga pendidikan English First (EF) Malang.

Topik pembahasan utama dalam diskusi adalah berbagi wawasan tentang kehidupan sekolah para remaja di Amerika.

Mengawali kegiatan, Budi menjelaskan tentang pendidikan secara umum di Indonesia mulai dari paparan tentang jenjang pendidikan di Indonesia, durasi wajib belajar, periode tahun ajaran, peraturan umum di sekolah, kegiatan siswa setelah sekolah, moda transportasi ke sekolah, hingga tentang liburan sekolah. Setelah itu, dilanjutkan dengan paparan dengan topik yang sama di Amerika.

Collin menjelaskan, jika di Amerika wajib belajar sama halnya dengan di Indonesia yakni selama 12 tahun yang terbagi menjadi empat jenjang pendidikan.

Masing-masing durasi agak berbeda dengan Indonesia, di antaranya kindergarten (usia 5-6 tahun), elementary school (kelas 1-6), middle school (kelas 7-8), dan high school (kelas 9-12).

Tahun ajaran baru dimulai setelah liburan musim panas yaitu sekitar pertengahan Juli. Kelas dimulai sekitar pukul 08.00 dan berakhir sekitar pukul 15.00. Tidak ada seragam untuk siswa sekolah di sana.

Sebagian besar siswa di Amerika pergi ke sekolah dengan naik bus besar milik pemerintah yang berwarna kuning dan itu gratis.

Siswa hanya belajar bahasa asing selama 2 tahun selama masa wajib belajarnya. Dari segi pembelajaran, menurut Collin, materi pelajaran matematika anak SMP di Indonesia setara dengan materi pelajaran anak SMA di Amerika.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved