PMI Cabang Bangkalan Madura Krisis Stok Darah

PMI Cabang Bangkalan harus memeras otak guna mencukupi kebutuhan stok darah. Pasalnya, persediaan darah menyisakan sebanyak 47 kantong

surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Petugas PMI Cabang Bangkalan mengambil darah donor dalam Bhakti Sosial Donor Darah dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-73 Polres Bangkalan di Alun-alun Kota, Minggu (23/6/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bangkalan harus memeras otak guna mencukupi kebutuhan stok darah. Pasalnya, persediaan darah menyisakan sebanyak 47 kantong pada Sabtu (22/6/2019).

Persediaan 47 kantong darah itu terdiri dari 8 kantong darah golongan A, 14 kantong darah golongan B dan AB, dan 10 kantong darah golongan O.

"Itu masuk kategori sangat kritis," ungkap Bendahara Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bangkalan, Syarif Husen kepada Surya di sela-sela Bhakti Sosial Donor Darah dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-73 Polres Bangkalan di Alun-alun Kota, Minggu (23/6/2019).

Ia menjelaskan, persediaan kantong darah tidak sebanding dengan kebutuhan atau permintaan kantong darah ke rumah sakit atau ke kabupaten lain di Pulau Madura.

"Permintaan kantong darah setiap hari mencapai sebanyak 70 kantong hingga 80 kantong," jelas pria yang akrab disapa Asep itu.

Kondisi tersebut, lanjut Asep, disebabkan karena pihaknya merasa kesulitan mencari 'sasaran tembak' atau donor selama Bulan Ramadhan.

"Kami sementara tidak melayani permintaan kantong darah dari luar Bangkalan. Karena kami tengah krisis," ujarnya.

Guna mengatasi krisis stok darah, PMI Bangkalan mewajibkan kepada setiap staf membawa tujuh pendonor setiap bulan. Dengan jumlah staf yang mencapai 40 orang, akhirnya terkumpul sebanyak 280 kantong darah.

Asep menambahkan, PMI Bangkalan juga pernah mengalami krisis stok darah pada H+7 Idul Fitri atau ketika perayaan Lebaran Ketupat.

"Saat itu kami wajibkan setiap staf membawa lima pendonor untuk menambah persediaan kantong darah," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved