Perang AS dan Iran, Presiden Donald Trump Perintahkan Serangan Siber Setelah Dronenya Ditembak

Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pecah diawali dari perang siber. Presiden AS Donald Trump perintahkan serangan siber ke Iran.

Perang AS dan Iran, Presiden Donald Trump Perintahkan Serangan Siber Setelah Dronenya Ditembak
CNN
Presiden AS Donald Trump perintahkan serangan siber ke Iran. 

Sementara itu, AS, pada Jumat (21/6/2019), mengatakan bahwa Iran tidak memiliki hak untuk menanggapi upaya diplomasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat dengan kekuatan militer.

"Diplomasi kami tidak memberi Iran hak untuk menanggapinya dengan kekuatan militer," ujar perwakilan khusus AS untuk Iran, Brian Hook, di hadapan wartawan Arab Saudi.

"Iran perlu untuk mempertemukan diplomasi dengan diplomasi, bukan kekuatan militer," tambahnya.

Namun pernyataan itu ditanggapi dingin oleh Kementerian Luar Negeri Iran, yang mengatakan bahwa Iran tidak sedang menanggapi diplomasi AS.

"Iran menanggapi diplomasi dengan diplomasi... perang dengan pertahanan yang kuat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi.

Sebelumnya diberitakan, pasukan Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah drone jenis RQ-4 Global Hawk milik AS yang terbang di atas wilayah udara Iran.

Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami, mengatkan jika tindakan menembak jatuh drone mata-mata itu sebagai pesan bahwa Iran akan mempertahankan perbatasannya.

Akan tetapi, AS membantah dan menyebut jika drone yang ditembak jatuh sedang berada di ruang udara internasional di atas Selat Hormuz.

Insiden penembakan jatuh pesawat tak berawak itu semakin meningkatkan ketegangan yang terjadi antara Teheran dengan Washington.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Drone AS Ditembak Jatuh Iran, Trump Perintahkan Serangan Siber"

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved