Berita Blitar

Pengunjung Makam Bung Karno di Kota Blitar Naik 15 Persen saat Momen Haul Bung Karno

Jumlah pengunujung di tempat wisata Makam Bung Karno, Kota Blitar, meningkat sekitar 15 persen pada momen Haul Bung Karno.

Pengunjung Makam Bung Karno di Kota Blitar Naik 15 Persen saat Momen Haul Bung Karno
surabaya.tribunnews.com/samsul hadi
Sejumlah pengunjung berziarah di Makam Bung Karno, Kota Blitar. Jumlah pengunjung di Makam Bung Karno naik sekitar 15 persen pada momen Haul Bung Karno. 

SURYA.co.id | BLITAR - Jumlah pengunujung di tempat wisata Makam Bung Karno, Kota Blitar, meningkat sekitar 15 persen pada momen Haul Bung Karno.

Banyak orang dari luar kota yang berziarah ke makam Proklamator.

Kepala Bidang Pengelolaan Kawasan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Heru Santoso mengatakan selama momen Haul Bung Karno, jumlah pengunjung di Makam Bung Karno mencapai 1.300-1.500 orang per hari.

Padahal, di hari-hari biasa, jumlah pengunjung di Makam Bung Karno sekitar 700-1.000 orang per hari.

"Pengunjungnya meningkat sekitar 15 persen selama momen Haul Bung Karno. Banyak warga luar kota yang berziarah ke Makam Bung Karno," kata Heru, Minggu (23/6/2019).

Selain itu, kata Heru, momen libur sekolah juga menambah jumlah kunjungan di Makam Bung Karno. Rombongan anak sekolah dari luar kota banyak yang berwisata ke Makam Bung Karno.

"Saat ini juga momen libur sekolah. Biasanya kalau libur sekolah jumlah pengunjung di Makam Bung Karno naik," ujarnya.

Dikatakannya, kondisi ini justru terbalik dengan momen libur Lebaran lalu. Menurutnya, pada momen libur Lebaran, jumlah pengunjung di Makam Bung Karno tidak terlalu banyak. Kalau dibandingkan dengan libur Lebaran tahun lalu, jumlahnya justru menurun.

"Saat libur Lebaran jumlah pengunjung tidak terlalu ramai, malah cenderung turun jika dibandingkan libur Lebaran tahun lalu. Pengunjungnya baru ramai sekarang saat libur sekolah dan momen Haul Bung Karno," katanya.

Saat ini, pengelola juga sedang menambah fasilitas di kompleks wisata Makam Bung Karno. Penambahan fasilitas tersebut, yaitu, halte becak wisata dan pos pengamanan di kawasan city walk. Untuk pembangunan halte becak wisata sudah selesai, sedangkan pembangunan pos pengamanan masih proses.

Halte becak wisata dibangun di Jl Kalasan sisi barat. Sekarang, becak wisata hanya boleh mengantar dan menjemput penumpang di halte. Becak wisata tidak dilarang mengantar dan menjemput penumpang masuk di kawasan city walk.

Sebelumnya, becak wisata masih mondar mandir di kawasan city walk untuk mengantar dan menjemput penumpang. Dengan dibangunnya halte, pengelola melarang becak wisata masuk di kawasan city walk.

"Kawasan city walk steril dari kendaraan bermotor dan becak wisata. Nanti kami akan menyiagakan petugas di pos pengamanan untuk menghalau kendaraan dan becak wisata yang hendak masuk ke city walk," katanya

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved