Dinas Pendidikan Jombang Tambah Kuota Jalur Prestasi PPDB Online 2019

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang menambah kuota penerimaan pada jalur prestasi. Kuota yang semula hanya 5 persen ditambah jadi 15 persen.

Dinas Pendidikan Jombang Tambah Kuota Jalur Prestasi PPDB Online 2019
SURYA.co.id/David Yohanes
Ilustrasi 

SURYA.co.id | JOMBANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akhirnya mengubah komposisi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP.

Mereka menambah kuota penerimaan pada jalur prestasi. Kuota yang semula hanya 5 persen dari pagu Sekolah, kini ditambah menjadi 15 persen.

Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang nomor 422.1/2657/415.16/2019 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan nomor 422.1/524/415.16/2019 tentang PPDB pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Jombang tahun 2019/2020.

Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Budi Nugroho mengatakan penambahan kuota untuk jalur prestasi ini menyusul adanya surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang berbunyi tentang perubahan porsi zona dan prestasi.

Penambahan kuota jalur prestasi ini secara otomatis akan memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi di Jombang untuk memilih sekolah yang mereka inginkan, dengan modal kejuaraan atau prestasi yang mereka miliki.

“Jadi yang sebelumnya kuota jalur zonasi 90 persen, kini kami ubah menjadi 80 persen, sehingga jalur prestasi yang sebelumnya hanya 5 persen kini jadi 15 persen,” terangnya, kepada Surya.co.id, Minggu (23/6/2019).

Sudah Tambah Kuota Jalur Prestasi 20 Persen, Pendaftaran PPDB SMA dan SMK Negeri di Jatim Ditutup

Budi Nugroho merinci, di Jombang terdapat 45 SMP Negeri yang tersebar di seluruh Kecamatan. Dari jumlah itu total pagu yang tersedia 10.336 siswa.

Jika jalur zonasi atau reguler disediakan kuota 80 persen maka jumlah siswa yang berkesempatan masuk dengan zonasi tercatat 9.278 siswa.

Sedangkan jalur prestasi pagunya mencapai 1.552 siswa. Adapun untuk kuota jalur perpindahan tugas orang tua, jumlahnya tetap yakni 5 persen atau sebanyak 505 siswa.

“Sebelumnya untuk jalur zonasi, pagu yang kami sediakan mencapai 9.304 siswa dan jalur prestasi hanya 526 siswa,” bebernya. Dengan perubahan komposisi ini, Budi berharap kualitas pendidikan di Jombang semakin meningkat.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved