Sudah Tambah Kuota Jalur Prestasi 20 Persen, Pendaftaran PPDB SMA dan SMK Negeri di Jatim Ditutup

Khofifah menegaskan bahwa pendaftaran PPDB SMA/SMK Negeri di Jatim akan ditutup hari ini karena Jatim sudah memberi tambahan kuota 20 persen.

Sudah Tambah Kuota Jalur Prestasi 20 Persen, Pendaftaran PPDB SMA dan SMK Negeri di Jatim Ditutup
dok.surya
Khofifah menyebut bahwa kuota jalur prestasi UN di SMA/SMK Negeri di Jawa Timur sudah mencapai 20 persen, atau lebih dari 15 persen seperti yang dituangkan dalam revisi Permendikbud terbaru. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menanggapi revisi Permendikbud No 51 Tahun 2018 tentang penambahan kuota jalur prestasi dalam PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sebanyak 10 hingga 15 persen, 

Dia menegaskan bahwa kuota jalur prestasi UN di SMA/SMK Negeri di Jawa Timur sudah mencapai 20 persen, atau lebih dari 15 persen. 

Karena itu, dia menyebut bahwa pendaftaran PPDB SMA/SMK Negeri di Jawa Timur akan tetap ditutup hari ini serta tidak akan ada lagi penambahan. 

"Kita itu sudah 20 persen. Diskresi yang diberikan Jawa Timur justru sudah lebih dulu dilakukan dan sudah berlaku.  Kalau sekarang ada revisi dan maksimal 15 persen, Jawa Timur justru lebih besar lho kuotanya, 20 persen," kata Khofifah, Jumat (21/6/2019).

Penambahan kuota 20 persen untuk jalur prestasi ini, kata Khofifah merupakan bentuk perhatian dan apresiasi bagi para  siswa yang sudah berjuang keras mendapatkan nilai yang baik dalam Ujian Nasional.

"Kita sudah tidak mengubah, wong kita sudah lebih besar," katanya.

Penambahan kuota untuk jalur prestasi NUN dilakukan Pemprov Jatim dengan memanfaatkan sisa pagu jalur mitra warga di setiap sekolah yang masih tersisa.

Jika dalam satu sekolah pagu siswa mitra warganya masih ada yang kosong, maka bisa diisi dengan siswa dari jalur prestasi NUN.

"Jadi kita sudah tidak mengubah. Kecuali kemarin kita sepakati bahwa pagu mitra warga yang masih ada di setiap sekolah bisa diisi oleh siswa dengan jalur preatasi NUN. Pagi ini sudah dibuka dan diupload," kata Khofifah.

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan di banyak media, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akhirnya merevisi Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB, dengan poin perubahan pada memperluas jalur prestasi dari 5 persen menjadi 5-15 persen.

"Ya, revisi Permendikbud No 51 Tahun 2018 telah ditandatangani Bapak Mendikbud, khususnya jalur prestasi ditingkatkan menjadi 15 persen sehingga jalur zonasi menjadi 80 persen dan jalur perpindahan tetap 5 persen," kata Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi, kepada wartawan di Kemendikbud Jakarta, Kamis malam, 20 Juni 2019.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved