Berita Bisnis

Sanken Peringatkan Masyarakat Modus Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan

Akhir-akhir ini, mulai bermunculan modus penipuan baru yang membawa nama Sanken. Penipuan ini berseliweran di dunia maya.

Sanken Peringatkan Masyarakat Modus Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan
foto: istimewa
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Akhir-akhir ini, mulai bermunculan modus penipuan baru yang membawa nama Sanken. Penipuan ini berseliweran di dunia maya, mencoba mengincar kelemahan konsumen yang menjadi pelanggan setia Sanken.

Pihak Sanken pun meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada jika ada penawaran2 dari website yang sengaja dibuat mirip dengan website Sanken.

Website resmi Sanken adalah www.sanken.co.id dan pembayaran ke PT Istana Argo Kencana.

Karenanya, masyarakat diminta untuk berpikir cerdas menyikapi penawaran produk yang dijual di luar situs resmi Sanken.

"Kami menerima keluhan dari beberapa konsumen yang sudah melakukan transaksi dengan website palsu tsb dan sudah terlanjur mentransfer uang ke rekening Bank Permata atas nama PT Ultra Sanken IND yang ternyata merupakan virtual account . Masyarakat harus berhati-hati, jangan sampai menjadi korban. Kami akan melaporkan kasus pencatutan nama Sanken kepada pihak kepolisian karena hal ini jelas merupakan tindak pidana penipuan dan pencemaran nama baik," kata Teddy Tjan, Direktur

Pemasaran PT Istana Argo Kencana (Sanken), dalam rilisnya, Jumat (21/6/2019).

Pelaku penipuan ini memanfaatkan belanja promo yang tengah tren di toko online. Masyarakat jangan langsung percaya jika ada penawaran yang di luar logika. Ada baiknya memastikan di web resmi Sanken di www.sanken.co.id. atau ke Customer service Sanken Nomor toll free 08001123800 dan WA 08121383383...

"Sanken menyatakan tidak pernah ada hubungan dengan website www.sankenco.id atau sankenku.com atau PT Ultra Sanken IND," tambah Teddy.

Belanja melalui marketplace memang praktis dan tidak buang-buang waktu, tapi masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati karena belanja online bisa menjadi sarang penipuan juga.

Meski umumnya sistem marketplace sudah terbilang aman, tapi selalu ada saja ada celah untuk melakukan penipuan.

Karenanya, kita sebagai pembeli harus lebih pintar buat mencegah agar hal itu tidak terjadi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved