Berita Malang Raya
Heboh Napi Bisa Posting Facebook Via HP di Lapas Lowokwaru Malang, Ada Motif Asmara Dibaliknya?
Foto-foto yang diunggah itu termasuk screenshot percakapan dengan teman-teman Facebooknya
SURYA.co.id | MALANG - Media sosial Facebook dihebohkan dengan postingan foto-foto aktivitas napi di Lapas Lowokwaru lewat Grup Komunitas Peduli Malang Raya, Rabu (19/6/2019).
Foto-foto tersebut diunggah akun bernama Indra Kusuma.
Dalam postingan tersebut, akun Indra Kusuma menyebutkan lokasinya di Lapas Klas I di Kota Malang.
"Kami sudah cari narapidana bernama Indra Kusuma. Nama aslinya Indra Sugianto. Tapi menurut pengakuan dia, itu bukan akun Facebooknya. Akun itu bodong atau dikendalikan orang lain," kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Klas I A di Kota Malang Malang, Giyono, Kamis (20/6/2019).
Berdasarkan keterangan Indra Sugianto, pengunggah foto di akun facebook Indra Kusuma itu diduga mantan rekannya di Lapas Klas I A Malang, Karnoto.
Karnoto merupakan mantan tahanan kasus pencurian yang divonis 1 tahun 2 bulan dan telah bebas awal Juni lalu.
Sedangkan Indra Sugianto merupakan napi narkoba dan divonis 4 tahun 3 bulan.
"Dari pengakuan Indra Sugianto ternyata seperti itu. Kami geledah juga tidak ada handphone yang ia bawa," imbuhnya.
Di dalam foto yang diunggah oleh akun tersebut memang terdapat foto Karnoto, Indra Sugianto serta beberapa foto napi yang lain.
Namun Indra menampik dirinya yang memiliki akun tersebut dan mengunggah foto-foto aktifitas di Lapas ke dalam media sosial.
Menurut Indra, kemungkinan akun tersebut dibuat Karnoto, rekannya dulu di Lapas Lowokwaru yang kini telah bebas.
"Indra ini menyangkal kalau dirinya yang memposting. Menurutnya, postingan itu dibuat Karnoto teman lamanya di Lapas jika dilihat dari diksi tulisannya," ucap Giyono.
Giyono menambahkan, Indra dan Karnoto merupakan teman lama, baik di dalam sel maupun di luar sel.
Bahkan, Indra Sugianto mengakui, Karnoto yang mengunggah foto di Facebook itu menyukai istrinya.
"Ada motif asmara di dalam masalah ini. Yang mengunggah foto tersebut suka dengan istri pemilik akun Facebook bernama Indra Kusuma ini," ucap Giyono Kepala Pengamanan Lapas Kelas I Lowokwaru Malang.
Terkait hubungan asmara ini pihaknya tidak mau ikut campur apabila Karnoto menyukai istrinya Indra.
"Mereka adalah teman lama. Namun foto-foto yang diunggah itu merupakan foto-foto lama kisaran tahun 2016-2017, meski terdapat foto istrinya Indra," ucapnya.
Pihak Lapas Cari Rekan Indra yang Diduga Unggah Foto
Atas kejadian ini pihak lapas belum mempercayai 100 persen ucapan yang dilontarkan Indra.
Untuk itu, Giyono akan berusaha mencari benar tidaknya apa yang dikatakan oleh Indra ini dengan mencoba menghubungi Karnoto.
"Sebenarnya orang yang sudah di luar Lapas bukan tanggung jawab kami lagi. Tadi kami sempat minta nomor Karnoto kepada Indra, Setelah kami cek, dengan bantuan tim cyber Polres Malang Kota, posisi Karnoto saat ini berada di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang," ujarnya.
Selanjutnya, Giyono akan menunggu instruksi dari Kalapas Lowokwaru Malang, Yudi Suseno terkait permasalahan ini.
"Saat ini Kapalas kami sedang cuti. Untuk itu kami sedang menunggu arahan dari beliau terkait kasus foto-foto aktivitas di Lapas yang sudah menyebar luas di media sosial ini," tandasnya.
Lapas Akui Kecolongan Foto Viral
Giyono Kepala Pengamanan Lapas Kelas I Lowokwaru Malang mengakui pihak Lapas kecolongan dengan viralnya foto-foto aktivitas napi.
Padahal kata dia, pengamanan di lapas tersebut cukup ketat termasuk memasang metal detector dan pemeriksaan sinar X-Ray kepada pengunjung yang akan menemui napi.
"Kalau saat itu kecolongan memang iya, kami mengakui itu. Kami juga tidak menjamin di dalam lapas itu bebas handphone dan narkoba," tuturnya.
Postingan foto-foto dari akun Indra Kusuma viral di Facebook dan mendapat banyak respon.
Foto-foto yang dia unggah termasuk screenshot percakapan dengan teman Facebooknya yang mengatakan petugas lapas membantu napi memasukkan handphone ke dalam sel.
"Kalau tuduhan itu, saya jamin tidak. Karena kami itu telah disumpah menggunakan rohaniawan," tandas Giyono.
Janji Usut Tuntas
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Lowokwaru, Kota Malang, Yudi Suseno berjanji akan mengusut tuntas beredarnya foto aktivitas napi yang diunggah di media sosial Facebook.
Menurutnya, kasus ini sudah membawa nama Lapas Lowokwaru Malang meski dilakukan orang di luar lapas.
"Kami akan usut ini. Kami nggak bakal mundur walaupun hanya sejengkal. Yang namanya pelanggaran akan kami tindak," ucapnya saat dihubungi SURYA.co.id, Kamis (20/6/2019).
Pihaknya akan menyelidiki kasus ini setelah dirinya kembali ke Kota Malang usai melakukan cuti lebaran.
Kata Yudi, dalam penyelesaian kasus seperti ini perlu dilakukan diskusi, baik dari pihak penjaga lapas, maupun dari narapidana.
"Kabarnya memang dilakukan oleh orang luar. Tapi apapun itu, kami masih akan diskusikan ini terlebih dahulu," ujarnya.
Saat disinggung mengenai penggunaan handphone di dalam Lapas, Yudi mengaku sejauh ini pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin menerapkan zero HP.
Seperti melakukan razia rutin ke dalam sel tahanan dan meminimalisir adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan warga binaan.
"Harap dimaklumi, saat ini jumlah tahanan mencapai 3.000 lebih dan jumlah petugas kami juga terbatas. Kami lebih baik mengurus sedikit orang namun benar, daripada mengurus banyak orang namun masalah semua," tandasnya. (Rifky Edgar/Aminatus Sofya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-penajra_20181108_134954.jpg)