Citizen Reporter

Cara Lain Belajar Bahasa Inggris ala Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Memiliki background sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan tentu menjadi bekal bagi seluruh anggota organisasi untuk siap mengajar bahasa Inggris.

Cara Lain Belajar Bahasa Inggris ala Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura
foto: istimewa
Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura (FIP UTM) saat foto bersama dengan para siswa SDN Gili Barat, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. 

Unit Kegiatan Mahasiswa-Fakultas (UKM-F) Excellent mengadakan kegiatan Excellent Movement 3.0. Organisasi kemahasiswaan dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura (FIP UTM) ini bergerak di bidang bahasa Inggris.

Mereka mengusung tema Show Your Ability Creativity and Make Achievement, Jumat (12/4/2019).

Itu adalah kegiatan tahunan untuk mengajar bahasa Inggris ke sekolah-sekolah yang masih tertinggal di daerah Madura.

SDN Gili Barat, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan menjadi tempat kegiatan. Pesertanya terdiri atas kelas 4, 5, dan 6 yang ada mata pelajaran Bahasa Inggris. Pada kelas bawah, yaitu kelas 1, 2, dan 3 tidak ada mata pelajaran itu.

Aktivitas itu menjadikan misi pengabdian yang dilakukan UKM-F Excellent menjadi tepat sasaran.

Jargon khas From Zero to Hero dari organisasi itu menjadi sangat sinkron dengan kondisi pengetahuan bahasa Inggris di sana, yaitu mengajar mulai dari nol.

Beberapa siswa kelas 6 mengungkapkan, mereka sebenarnya sangat ingin bisa berbahasa Inggris, karena nanti kalau sudah SMP akan mendapatkan mata pelajaran itu. Malu kalau tidak bisa. Akan tetapi, mereka belum menemukan cara belajar yang cocok dan bisa paham saat materi bahasa Inggris diberikan.

Memiliki background sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan tentu menjadi bekal bagi seluruh anggota organisasi untuk siap mengajar bahasa Inggris.

Setelah hari pertama penyampaian materi-materi di dalam kelas, kemudian hari kedua, Sabtu (13/4/2019) adalah kegiatan penerapannya.

Outbond menjadi pilihan untuk teknik mengajar bahasa Inggris, jadi learning by playing, yaitu belajar sambil bermain.

Belajar di luar kelas itu berbentuk permainan dengan media puzzle dari kardus bekas, siswa diminta menjawab teka-teki teks bahasa Inggris, gambar-gambar hewan dan nama dalam bahasa Inggris, teks menarik untuk menyusun kata, pop-up, gerakan-gerakan diiringi nyayian berbahasa Inggris, serta motivasi yang diberikan semakin membangkitkan semangat.

“Motivasi terbesar dari kegiatan ini adalah bahasa Inggris sebagai bahasa internasional itu tidak hanya penting untuk dipelajari tetapi sangat penting untuk diterapkan,” ujar Nurus Sya’diyah, Ketua Umum UKM-F Excellent.

Akhirnya, masalah siswa yang kesulitan menemukan gaya belajar bahasa Inggris yang cocok bisa diselesaikan. Mereka dapat belajar dengan gembira.

Yusi Rahayu
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Trunojoyo Madura
yusirahayu803@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved