Begini Cara Dindik Surabaya Seleksi CPDB Dapat Masuk SMP Negeri, Jarak dan NUN Dipertimbangkan

Begini Cara Dindik Surabaya Seleksi CPDB Dapat Masuk SMP Negeri, Jarak dan NUN Dipertimbangkan

Begini Cara Dindik Surabaya Seleksi CPDB Dapat Masuk SMP Negeri, Jarak dan NUN Dipertimbangkan
Tribun Jatim/Yusron Naufal Putra
Begini Cara Dindik Surabaya Seleksi CPDB Dapat Masuk SMP Negeri, Jarak dan NUN Dipertimbangkan 

SURYA.co.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya akan mempertimbangkan jarak dan Nilai Ujian Nasional (NUN) untuk Calon Peserta Didik Baru (CPDB) bisa masuk SMP negeri di zonasi umum.

Hal itu dikatakan Kepala Dindik Surabaya, Ikhsan, saat ditemui SURYA.co.id seusai diprotes wali murid mengenai sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang dinilai tidak adil, terutama bagi mereka yang memiliki NUN bagus, namun tak bisa masuk SMP Negeri.

Mengenai keputusan tersebut, Dindik Surabaya juga telah berkonsultasi dan mendapat arahan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

SD Negeri di Kab Mojokerto Sepi Peminat PPDB, Tahun ini Terima 5 Murid, Begini Usulan Kepala Sekolah

Keputusan PPDB Tambahan SMP Negeri dari Dindik Kota Surabaya Akan Bikin Sekolah Swasta Bergejolak

Wali Murid di Sidoarjo Menangis Gara-gara Sistem Zonasi dalam PPDB

Hasilnya, akan ada tambahan pagu di tiap kelas dan sekolah hingga mencapai 200-an.

Ikhsan menegaskan dengan menambah pagu di kelas dan sekolah maka pihaknya akan membuka PPDB tambahan. Sehingga bisa menampung lebih banyak siswa untuk mendapat SMP Negeri.

"Bila kami tidak melaksanakan sistem zonasi, semua fasilitas pendidikan dari pusat baik sekolah negeri dan swasta di Kota Surabaya akan dicabut,"urainya di hadapan seluruh orang tua yang datang ke Kantor Dindik Kota Surabaya, Kamis (20/6/2019).

Hanya saja, Kemendikbud memberikan kemudahan dan fasilitas agar Dindik Kota Surabaya bisa menambah kapasitas sekolah negeri.

Terkait pendaftarannya, dikatakan Ikhsan, akan menggunakan data yang sudah ada.

"Yang sudah terekam itu digunakan untuk PPDB tambahan ini. Di dalam perhitungannya akan mengombinasikan nilai dan jarak. Nilai 70 persen dan jarak 30 persen," lanjutnya.

Pelaksanaannya, akan disiapkan pada Senin (24/6/2019).  Pasalnya pihaknya membutuhkan aplikasi baru karena PPDB tambahan di Indonesia baru dilakukan di Surabaya.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved