Berita Malang

VIRAL Narapidana Bisa Posting di Facebook via HP di Penjara, Begini Tanggapan Lapas Malang

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I A Malang menampik postingan tentang aktivitas narapida (napi) yang diunggah oleh akun bernama Indra Kusuma.

VIRAL Narapidana Bisa Posting di Facebook via HP di Penjara, Begini Tanggapan Lapas Malang
SURYA.co.id/Animatus Sofya
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Klas I A Malang, Giyono. VIRAL Narapidana Bisa Posting di Facebook via HP di Penjara, Begini Tanggapan Lapas Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I A Malang menampik postingan tentang aktivitas narapida (napi) yang diunggah oleh akun bernama Indra Kusuma.

Dalam postingan tersebut, akun Indra Kusuma mengunggah aktivitas foto-foto narapidana dan menyebutkan lokasinya di Lapas Klas I di Kota Malang.

"Kami sudah cari narapidana yang bernama Indra Kusuma. Nama aslinya Indra Sugianto. Tapi menurut pengakuan dia, itu bukan akun facebooknya. Akun itu bodong atau dikendalikan orang lain," kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Klas I A di Kota Malang Malang, Giyono, Kamis (20/6/2019).

Ia menjelaskan berdasarkan keterangan Indra Sugianto, pengunggah foto di akun facebook Indra Kusuma itu diduga mantan rekannya di Lapas Klas I A Malang, Karnoto.

Karnoto merupakan mantan tahanan kasus pencurian yang divonis 1 tahun 2 bulan dan telah bebas pada awal Juni lalu.

"Dari pengakuan Indra Sugianto ternyata seperti itu. Kami geledah juga tidak handphone yang ia bawa," imbuhnya.

Giyono mengakui bahwa Lapas Klas I A Malang kecolongan dengan viralnya foto-foto aktivitas napi.

Padahal kata dia, pengamanan di lapas tersebut cukup ketat termasuk memasang metal detector dan pemeriksaan sinar X-Ray kepada pengunjung yang akan menemui napi.

"Kalau saat itu kecolongan memang iya, kami mengakui itu. Kami juga tidak menjamin di dalam lapas itu bebas handphone dan narkoba," tuturnya.

Postingan foto-foto dari akun Indra Kusuma viral di facebook dan mendapat banyak respon. Foto-foto yang dia unggah termasuk screenshot percakapan dengan teman facebooknya yang mengatakan petugas lapas membantu napi memasukkan handphone ke dalam sel.

"Kalau tuduhan itu, saya jamin tidak. Karena kami itu telah disumpah menggunakan rohaniawan," pungkas Giyono. (Aminatus Sofya)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved