Citizen Reporter

Mekarnya Bunga Sakura Sambut Diskusi tentang Persaingan Global oleh PERPIKA di Busan, Korea Selatan

CISAK 2019 dilaksanakan di Korean Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan.

Mekarnya Bunga Sakura Sambut Diskusi tentang Persaingan Global oleh PERPIKA di Busan, Korea Selatan
foto: istimewa
Dua peserta CISAK 2019 saat foto bersama. 

Kegiatan pengembangan diri itu salah satunya dilaksanakan Persatuan Pelajar Indonesia di Korea (PERPIKA), yaitu dengan mengadakan Conference of Indonesian Students in South Korea (CISAK). Pada 2019 ini CISAK dilaksanakan di Korean Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan. Sesuai dengan perkembangan zaman dan permasalahan yang sedang dihadapi global CISAK ke-11 itu mengusung tema Empowering Innovation and Prosperity Through Industry 4.0 in Indonesia.

Meskipun suhu udara di Busan cukup dingin, namun tidak menyurutkan semangat peserta CISAK 2019. Peserta terdiri atas mahasiswa S1, S2, dan S3 dari beberapa universitas di Indonesia.

Kegiatan dibuka Rianmahardika Spada, Ketua PERPIKA, Sabtu (30/3/2019). Selanjutnya, keynote speaker Jonathan Xavier Barki, Vice President Gojek Indonesia sebagai keynote speaker memaparkan persaingan secara global dan menjadi masyarakat dunia.

Di luar seminar, mahasiswa mendapat sajian istimewa. Alam yang cantik membuat peserta mendapat paket lengkap karena selain mengisi otak dengan diskusi ilmiah juga mendapat pemandangan cantik.

Aldi Dio Afrada salah satu delegasi dari Universitas Airlangga mengatakan, kegiatan itu sangat menarik.

“Ini akan dapat memberikan peluang untuk pemuda bangsa agar terus berinovasi, berkarya, dan dapat berkompetisi secara global,” ujar Aldi.

Pada saat kegiatan berlangsung, Korea Selatan sudah memasuki musim semi sehingga peserta konferensi itu disambut dengan mekarnya bunga cherry blossoms atau biasa disebut bunga sakura.

Para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berpose dengan latar belakang bunga sakura putih dan merah muda.

Meskipun musim dingin sudah lewat, suhu di Busan saat itu masih dingin ditambah angin yang cukup kencang.

Hal itu membuat para peserta CISAK 2019 juga mempersiapkan diri dengan membawa jaket tebal, sarung tangan, dan syal untuk menghangatkan tubuh. Meskipun kegiatan banyak berlangsung di dalam ruangan, namun peserta yang kebanyakan mahasiswa S1 itu mengenakan pakaian tebal agar nyaman dan fokus dalam beraktivitas.

Selain berpakaian tebal, panitia juga menyiapkan konsumsi ditambah dengan minuman suplemen. Hal itu dilakukan untuk menambah kebugaran dan kebutuhan vitamin para peserta dalam dua hari kegiatan.

“Bunga cherry blossoms-nya bagus-bagus, tetapi yang nggak bikin betah lama-lama di luar ini ademnya,” tambah Aldi saat penutupan CISAK 2019. Momen musim semi di Korea Selatan dengan dinginnya merupakan hal yang tidak akan terlupa dalam benak peserta CISAK 2019.

Yunaz Ali Akbar Karaman
Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Airlangga
karamanali986@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved