Citizen Reporter

Mahasiswa UKDC Motivasi Anak Panti Asuhan Untuk Lanjutkan Sekolah

Tak satupun anak di dunia ini ingin menjadi penghuni panti asuhan. Begitu pula bagi sekelompok anak laki-laki yang sedari kecil tinggal di panti

Mahasiswa UKDC Motivasi Anak Panti Asuhan Untuk Lanjutkan Sekolah
ist/citizen reporter
Kegiatan pendampingan terhadap penghuni panti asuhan yang dilakukan mahasiswa UKDC, Surabaya. 

SURYA.co.id | Tak satupun anak di dunia ini ingin menjadi penghuni panti asuhan. Begitu pula bagi sekelompok anak laki-laki yang sedari kecil tinggal di salah satu panti yang ada di Surabaya. 

Karena berbagai alasan, mereka harus tinggal di panti. Tetapi setidaknya, mereka masih lebih senang tinggal di panti asuhan ketimbang hidup tanpa arah, tanpa rumah. 

Panti yang hanya menerima anak laki-laki ini merupakan salah satu panti asuhan yang telah memenuhi kebutuhan para anak pantinya baik kebutuhan psikis, fisik maupun secara spiritual.

Di dalam panti, anak-anak belajar mengenai kedisiplinan, yakni dilihat dari adanya penjadwalan dari pengurus panti untuk setiap kegiatan yang dilakukan di panti.

Selain itu, sedari kecil mereka diajarkan untuk bertanggung jawab. Hal ini dilihat dari adanya pembagian tugas yang dilakukan, mulai dari tugas kecil hingga tugas besar yang disesuaikan dengan usia masing-masing. Mereka juga belajar mengenai kasih. Dimana mereka belajar untuk mengkasihi dirinya sendiri maupun orang lain.

Selama tinggal di panti, tugas mereka adalah sekolah, belajar, membantu membersihkan lingkungan panti dan ibadah.

Mereka hanya sesekali melihat Televisi sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Berdasarkan pada kebijakan panti, bagi anak yang telah menyelesaikan Sekolah Tingkat Atas atau sederajat diharuskan untuk hidup mandiri.

Mereka harus meninggalkan panti dan melanjutkan hidup mereka sendiri tanpa bergantung pada panti, kecuali bagi mereka yang ingin mengabdiakan diri ke panti untuk menjadi pengurus, maka masih diperkenankan tetap tinggal dan membantu.

Berdasarkan pembicaraan antara mahasiswa KKN dari Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Surabaya dengan pengurus dan alumni, sebagian besar dari lulusan panti memilih untuk bekerja ketimbang melanjutkan ke perguruan tinggi.

“lebih enak bekerja, ketimbang kuliah. Karna kuliah menguras banyak pikiran dan uang. Mending cari duit” ujar salah satu alumni panti yang saat ini berkerja menjadi operator forklift di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved