Berita Surabaya

Orangtua Pendaftar PPDB Geruduk Dindik Surabaya Lagi, Juga Lakukan Aksi di Balai Kota dan Grahadi

Penerapan PPDB SMP Jalur Zonasi Umum di Kota Surabaya masih menjadi polemik bagi orangtua

Orangtua Pendaftar PPDB Geruduk Dindik Surabaya Lagi, Juga Lakukan Aksi di Balai Kota dan Grahadi
surya/sulvi sofiana
Antrean layanan PPDB SMP negeri di Kantor Dindik Surabaya membludak, Rabu (19/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penerapan PPDB SMP Jalur Zonasi Umum di Kota Surabaya masih menjadi polemik bagi orangtua. Hingga Rabu (19/6/2019) siang, wali murid terus berdatangan ke Pelayanan Satu Pintu Dindik Kota Surabaya untuk mempertanyakan jalannya PPDB SMP negeri 2019.

Para wali murid ini mempertanyakan mulai dari tampilan website, hingga perbaikan data PPDB SMP yang memakai acuan jarak sebagai sistem seleksinya ini.

Sukmawati (38) misalnya, warga Tambaksari ini sengaja mendatangi kantor layanan Dindik Surabaya karena melihat tampilan jumlah peserta yang dirangking di website tidak sesuai dengan pagu yang ada.

Video - Wali Murid Geruduk Dindik Surabaya, Keluhkan Zonasi PPDB SMP yang Dianggap Amburadul

"Kayak di SMPN 9 ini pagunya 316, tetapi yang di online keluar cuma sampai pendaftar 175. Lainnya ke mana kami tak bisa pantau," keluh Sukmawati.

Selain itu, ia juga tak sabar menunggu hasil perolehan rangking karena status yang masih dalam proses perangkingan.

"Saya tak tahu apa anak saya bisa diterima atau tidak," ujarnya.

Para wali murid ini menuding penyelenggaraan PPDB SMP 2019 penuh masalah.

Karena tak puas, sejumlah wali murid lainnya memilih untuk melakukan aksi ke Balai Kota Surabaya.

Mereka menyatakan menolak sistem PPDB SMP Zonasi ini dan ingin bertemu Wali Kota Risma

Selain wali murid PPDB SMP, para orangtua pendaftar PPDB SMA/SMK juga melakukan aksi serupa dengan mendatangi Gedung Grahadi.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved