Advertorial

Diseminasi Penguatan Pelaksanaan Perpres No 125 Tahun 2016

Diseminasi yang bertema 'Penguatan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 125/2016 Tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri di Jawa Timur'.

Diseminasi Penguatan Pelaksanaan Perpres No 125 Tahun 2016
istimewa
Kegiatan Diseminasi yang bertema Penguatan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 Tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri di Jawa Timur Divisi Keimigrasian Kanwil Jatim yang dilaksanakan di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, 18 Juni 2019, dan dihadiri oleh perwakilan Rumah Detensi Imigrasi beserta Community House, seluruh Bakesbangpol se-Jawa Timur, Camat, Koramil, Polsek Wilayah Gedangan dan Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo. 

SURYA.co.id - Telah dilaksanakan kegiatan Diseminasi yang bertema 'Penguatan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 Tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri di Jawa Timur'.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, 18 Juni 2019, dan dihadiri oleh perwakilan Rumah Detensi Imigrasi beserta Community House, seluruh Bakesbangpol se-Jawa Timur, Camat, Koramil, Polsek Wilayah Gedangan dan Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo.

Secara umum, kegiatan ini membahas tema besar terkait penanganan pengungsi dan peran Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim).

Rudenim sendiri adalah Unit Pelaksana Teknis yang menjalankan fungsi keimigrasian sebagai tempat penampungan sementara bagi orang asing yang dikenai tindakan administratif keimigrasian.

Namun, dengan diundangkannya Perpres 125 Tahun 2016, Rudenim mempunyai tambahan beban dan tanggung jawab dalam pengawasan administrasi terhadap pengungsi dari luar negeri.

Sebagaimana yang tertulis dalam amanat dari Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri, bahwa penanganan pengungsi dari luar negeri menjadi tanggung jawab semua pihak, mulai dari masyarakat, Instansi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan Lembaga terkait lainnya.

Atas dasar tersebut, maka dipandang perlu untuk diadakan kegiatan diseminasi ini, yang selain untuk menyebarkan informasi, juga dapat mewadahi seluruh instansi terkait guna menciptakan koordinasi dan penguatan kerjasama.

Bapak Barlian, selaku Plt Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Jatim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perpres 125 Tahun 2019 tersebut telah berjalan, dan perlu kesempurnaan dalam pelaksanaanya.

Oleh karena itu diperlukan suatu upaya koordinasi dan penguatan oleh seluruh instansi terkait sehingga tercipta satu kesepahaman serta komitmen untuk melaksanakan tanggung jawab yang diamanahkan dalam Perpres tersebut.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terkait seperti Bupati Sidoarjo yang telah membentuk dan menetapkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pengungsi untuk pengungsi di Community House Aparna Puspa Agro dan Green Bamboo Cottage, Tim Sosialisasi Perpres 125 dari Desk Penanganan Pengungsi Luar Negeri dan Penyelundupan Manusia, yang konsisten dalam memberikan perhatian terhadap keberadaan dan penanganan pengungsi luar negeri di Jawa Timur, International Organization for Migration (IOM) Indonesia yang telah dalam asistensi pemenuhan kebutuhan primer bagi pengungsi, serta United Nation High Commissioner for Refugee (UNHCR) Indinesia dalam melakukan assessment dan proteksi bagi pengungsi dari luar negeri.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved