Berita Tulungagung

Zonasi PPDB SMA 2019 Bikin Bingung Calon Siswa, Begini Penjelasan Dindik Tulungagung

Penerapan zonasi dalam Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) Kabupaten Tulungagung menimbulkan sejumlah kebingungan

Zonasi PPDB SMA 2019 Bikin Bingung Calon Siswa, Begini Penjelasan Dindik Tulungagung
surya/david yohanes
Calon pendaftar PPDB SMA 2019 Tulungagung berkonsultasi di SMAN 1 Kedungwaru. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Penerapan zonasi dalam Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) Kabupaten Tulungagung menimbulkan sejumlah kebingungan. Diungkapkan Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi wilayah Tulungagung, Subagyo, keluhan paling banyak soal kartu keluarga (KK).

KK ini menjadi syarat calon siswa untuk mengambil PIN yang digunakan untuk mendaftar secara online dan menjadi penentu masuk zona mana calon siswa yang akan mendaftar. Namun, banyak calon siswa yang masih ikut KK keluarganya di luar Tulungagung.

"Misalnya ada yang dari TK sampai SMP sekolah di Tulungagung, tapi KK-nya ikut orangtua yang ada di luar pulau. Saat mau daftar akhirnya kebingungan," ungkap Subagyo, Selasa (18/6/2019).

Subagyo mengaku sempat berkonsultasi hingga dengan Dinas Pendidikan Provinsi.

Solusinya, siswa dengan KK luar Tulungagung tetap bisa mendapatkan PIN.

Sebagai ganti KK, calon siswa bisa menggunakan surat keterangan domisili dari kepala desa.

"Bisa dari Kades, atau lurah tempatnya tinggal. Itu solusi terakir yang disarankan Dinas Pendidikan Provinsi," sambung Subagyo.

Selain itu, ada sejumlah wilayah yang lokasinya terpisah dari wilayah kecamatannya.

Misalnya Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu ternyata mempunyai wilayah di belakang RSUD dr Iskak.

Wilayah ini ada di tengah-tengah Desa/Kecamatan Kedungwaru, dan di tengahnya ada Kecamatan Tulungagung.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved