Video Detik-detik Wali Murid Protes Sistem Zonasi PPDB di Surabaya, Tuntut Ada Evaluasi Kebijakan

Sejumlah orang tua murid di Surabaya melakukan aksi protes di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Video Detik-detik Wali Murid Protes Sistem Zonasi PPDB di Surabaya, Tuntut Ada Evaluasi Kebijakan
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Video Detik-detik Wali Murid Protes Sistem Zonasi PPDB di Surabaya, Tuntut Ada Evaluasi Kebijakan 

SURYA.co.id -  Video detik-detik sejumlah orang tua murid di Surabaya melakukan aksi protes di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Video detik-detik sejumlah orang tua murid di Surabaya itu terekam dalam unggahan akun Facebook Didik Deatronik, pada Senin (17/6/2019). 

Dalam video berdurasi 10 menit 57 detik itu terlihat para orang tua murid tengah mengutarakan keluhannya terkait sistem Zonasi. 

"Lek nilai anakku elek, yawis ngaliho, gak usah sekolah kene. Gak usah mikir," ujar seorang wanita berbaju hitam.

"Kalau nilaie apik terus gak ketrimo, terus anak kita mau sekolah mana?" imbuhnya kemudian.

Kemudian pria mengenakan kemeja putih juga merasakan hal serupa. Ia menilai bahwa anaknya memiliki nilai yang tinggi, namun tidak diterima di sekolah terdekat.

"Namanya orang tua, anak ingin masuk negeri untuk meringankan beban biaya. Kita masukkan les. Les endi ae, hasilnya juga sekian. Iyo lek daneme cilik, sekolah terdekat pun 21 paling dekat negeri, yang paling dekat negeri aja gak ketrima. Lalu mau di sekolahkan di mana?" ujar pria tersebut.

Wali murid protes
Wali murid protes (Tangkap layar Facebook Didik Deatronik)

"Sekolah swasta paling enggak 5 juta, gopo lek pemerintah subsidi," tegasnya.

Bahkan, salah seorang wali murid merasa sistem Zonasi tidak adil dan kebijakan baru ini cenderung merugikan masyarakat. 

"Dan yang paling kecewa misalnya di sekolah dua satu tadi itu ternyata yang diterima banyak yang nilainya di bawahnya anak kita," ujar seorang ibu berambut pendek.

Halaman
123
Penulis: Arum Puspita
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved