Potret

Ristya Ajeng Kurnia Putri: Budaya Titipan itu Kuno

Dalam benak Ristya Ajeng Kurnia Putri dirinya tidak memyangka harus mengabdi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya.

Ristya Ajeng Kurnia Putri: Budaya Titipan itu Kuno
surya.co.id/nuraini faiq
Ristya Ajeng Kurnia Putri. 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Dalam benak Ristya Ajeng Kurnia Putri dirinya tidak memyangka harus mengabdi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya

Alumnus Akuntansi Unair dengan predikat cumlaude itu sejak 2017 bertugas di kantor pencetak paspor tersebut. 

 "Tapi saya sangat menikmati bertugas di tempat ini. Suasananya mendukung. Saya teringat harus membantu ibu-ibu sepuh mengurus paspor," ucap Putri, panggilan akrab Ristya Ajeng Kurnia Putri, Selasa (18/6/2019).

Dia pernah membantu dan memandu sang ibu mengurus paspor bersama keluarganya. Putri mengaku salut dengan layanan yang diterapkan di Kantor Imigrasi.

Kalau dulu antrean menumpuk, kini melalui layanan antrean online cukup membantu pemohon. 

Sebelum diterima menjadi PNS di lingkungan Kemenkumham itu, perempuan asli Trenggalek ini harus berjuang keras. Pada 2017 lalu, Putri bersaing bersama 250 peserta lainnya. 

Menurut perempuan yang mengaku telah bertunangan itu penerimaan CPNS saat ini sangat fair dengan tes sistem CAT. Hasil nilai dan ranking sudah langsung diketahui. 

Mantan Mbak Yu Trenggalek ini pun meminta kepada semua masyarakat untuk tidak menggunakan budaya lama. Menitipkan orang atau membayar titipan dengan nilai ratusan juta. "Itu kuno," katanya. 

Dia yang pernah menjadi Paskibraka Jatim itu merasakan sendiri sistem rekrutmen CPNS yang berjalan sebagaimana mestinya di kantor yang dia tuju.

Dia masih ingat saat Kemenkumham dinyatakan sebagai kantor paling fair dan objektif dalam CPNS. 

"Budaya yang penting gajian saat ini tak berlaku di lingkungan kantor Pemerintah. Apalagi banyak anak-anak muda yang berbasis kinerja dalam tugasnya. Di Imigrasi dituntut inovatif dalam layanan," pungkas perempuan kelahiran 1 Agustus 1994.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved