Grahadi

Beranda Grahadi

KM Arim Jaya Tenggelam, Gubernur Khofifah Perintahkan OPD Turun Tangan Bersama Aparat Terkait

Pemerintah daerah setempat diminta juga untuk saling berkoordinasi secara serius dalam pencarian korban, bersama Basarnas dan OPD Pemprov Jatim

KM Arim Jaya Tenggelam, Gubernur Khofifah Perintahkan OPD Turun Tangan Bersama Aparat Terkait
SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kecelakaan laut yang menimpa perahu tambangan Kapal Motor (KM) Arim Jaya di perairan Sumenep pada Senin (17/6/209), pukul 15.00 WIB membawa duka mendalam.

Akibat peristiwa tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung bertindak cepat dengan memerintahkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencari data dan informasi lengkap serta melakukan penanganan darurat kejadian tersebut.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai, S.STP, MM mengatakan, setelah mendengar kejadian tersebut Gubernur Khofifah langsung memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Bakorwil Pamekasan, dan Biro Kessos Pemprov Jatim untuk melakukan langkah-langkah penanganan.

"Ibu gubernur perintahkan OPD tersebut untuk terlibat secara cepat dan aktif bersama-sama aparat terkait dilapangan," ujar Aries Agung.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kelima OPD tersebut diminta untuk memonitor kondisi di lapangan dan diharapkan kondisi tersebut bisa tersampaikan secara langsung kepada Ibu Gubernur.

Aries menambahkan, penting sekali untuk segera mendapatkan data yang akurat di lapangan perihal jumlah korban selamat, luka-luka maupun meninggal. Hal tersebut bertujuan untuk menentukan langkah yang tepat dalam proses penanganan para korban.

"Pemerintah daerah setempat diminta juga untuk saling berkoordinasi secara serius dalam pencarian korban, bersama Basarnas dan OPD Pemprov Jatim" jelasnya.

Sebagai informasi, sampai saat ini pihak BPBD Sumenep menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak Syahbandar Kalianget,  serta Polres Sumenep untuk pencarian korban hilang. Total 10 personil BPDB Sumenep dan satu kapal Basarnas, KM Widura, telah diterjunkan dalam proses pencarian pada Senin (17/6/209) malam.

Menurut keterangan sementara dari Pusdalop BPDP Jawa Timur, kecelakaan disebabkan oleh gelombang tinggi hingga membalikkan kapal.

Kapal yang berangkat dari Pulau Guwa-guwa pada pukul 15.10 WIB itu menuju pelabuhan Kalianget, Sumenep. Tepat 20 menit setelah keberangkatan dilaporkan terjadi cuaca buruk disertai gelombang tinggi di bagian selatan Pulau Gili Iyang yang mengakibatkan kapal terbalik. (hms)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved