Kapal Arim Jaya Tenggelam

Berikut Data Terbaru Jumlah Korban Kapal Arim Jaya yang Tenggelam di Perairan Sumenep

Data terbaru jumlah orang penumpang dan korban kapal kayu Arim Jaya yang tenggelam setelah dihantam ombak dua kali dari Pulau Guwa-guwa

Berikut Data Terbaru Jumlah Korban Kapal Arim Jaya yang Tenggelam di Perairan Sumenep
ist
Detik-detik tenggelamnya kapal kayu berpenumpang 40 orang di Sumenep, Madura, Senin (17/6/2019) sore. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

SURYA.co.id | SUMENEP - Data terbaru jumlah orang penumpang dan korban kapal kayu Arim Jaya yang tenggelam setelah dihantam ombak dua kali dari Pulau Guwa-guwa, Kecamatan Raas menuju Pelabuhan Kalianget sebanyak 60 penumpang.

Data tersebut, disampaikan langsung oleh Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti bahwa jumlah total penumpang sebanyak 60 orang.

"Update terakhir korban laka laut di perairan Dungkek pukul 10.55 WIB sebanyak 60 orang dan ini sudah fix datanya," kata Widiarti, Selasa (18/6/2019), pukul 11.45 WIB.

Rinciannya yakni, hilang sebanyak 5 orang, meninggal 16 orang dan selamat 39 orang penumpang.

Sementara data 16 orang penumpang kapal kayu Arin Jaya itu, sesuai data jenis kelamin korban diantaranya perempuan dewasa sebanyak 12 orang, perempuan anak 2 orang dan anak laki - laki 2 orang.

Diketahui sebelumnya, korban dari kapal tersebut dibawa ke kamar jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan identifikasi.

"Data awal 17 orang, ternyata didalam kantong jenazah yang dibilang dua itu ternyata isinya satu jenazah. Jadi jumlahnya 16 orang korban dan lima masih belum diketemukan," kata Widiarti.

Dari 5 orang yang belum diketemukan itu diantaranya, Azam, (9), An Zihratul Ilma, (6), An Rehan, (5), An Putri, (16), Tn Azeri, (35) yang semua berasal dari Pulau Guwa-guwa, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.

Terungkap, Kapal Arim Jaya Berangkat dari Pelabuhan Ilegal

Kapal Arim Jaya yang Karam di Sapudi Tak Terdaftar di Pelni dan Tanpa Berkas Manifes Pelayaran Kapal

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved