Berita Jember

161 Desa di Jember Siap Menggelar Pilkades Serentak

Pemkab Jember mulai menyiapkan Pilkades serentak pada September mendatang. Pilkades ini akan diikuti oleh 161 desa.

161 Desa di Jember Siap Menggelar Pilkades Serentak
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kepala Bapemasdes Jember, Eko Heru Sunarso (dua dari kiri) menjelaskan persiapan Pilkades di gedung DPRD Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai menyiapkan Pilkades serentak pada September 2019 mendatang. Pilkades ini akan diikuti oleh 161 desa. 

Tahapan awal yang saat ini sedang berjalan adalah pembentukan panitia Pilkades mulai 18 - 20 Juni 2019.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Jember, Eko Heru Sunarso menuturkan, Pilkades 161 desa itu tersebar di 28 kecamatan se-Kabupaten Jember.

"Saat ini sudah memasuki tahapan menuju pemilihan kepala desa tersebut," kata Heru, Selasa (18/6/2019).

Setelah pembentukan panitia Pilkades, dilakukan sosialisasi dan pembekalan persiapan pelaksanaan Pilkades pada 1 - 5 Juli 2019. Kemudian diikuti dengan masa pendaftaran bakal calon kades selama sembilan hari mulai 11 - 19 Juli 2019, yang dilanjutkan dengan penelitian berkas, verifikasi, dan masa perbaikan berkas. Penetapan nomor urut calon kades pada 21 - 25 Juli 2019.

Ada juga masa kampanye yang dilakukan pada 20 - 22 Agustus. Pilkades pun juga memiliki masa tenang yakni pada 2 - 4 September 2019. Sedangkan hari H pemilihan terbagi dalam empat hari.

"Hari pemungutan suara dibagi di masing-masing desa per wilayah. Ada empat gelombang pemungutan suara," imbuh Heru. Hari pemungutan suara dilakukan pada 5 September, 12 September, 19 September, dan 26 September.

Waktu pemungutan suara itu terbagi dalam jadwal empat kelompok wilayah. Pertama, kelompok desa wilayah Utara dan Timur berjumlah 45 desa, Kedua, kelompok desa wilayah Selatan berjumlah 37 desa. Ketiga, kelompok desa wilayah Barat sebanyak 40 desa. Dan keempat, kelompok desa wilayah Tengah yang berjumlah 39.

"Jadi, dalam satu bulan itu semua sudah selesai," imbuhnya.

Sementara pelantikan kepala desa terpilih, lanjut Heru, akan dilakukan secara bertahap, pada bulan Oktober untuk 146 desa dan bulan Desember bagi 15 desa.

Heru menambahkan, dalam pelaksanaan Pilakdes ini, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memliki tugas dan wewenang untuk membentuk panitia pemilihan kepala desa melalui forum musyawarah desa.

"Karenanya harapan saya, BPD jangan main-main. Harus punya komitmen untuk menjaga integritas dan netralitas, termasuk dalam memilih orang-orang yang betul-betul netral dan tidak memiliki keterkaitan dengan calon kades," tegasnya.

Sebab, lanjut Heru, jika panitia Pilkades berpihak kepada salah satu calon pasti akan menimbulkan masalah. Karenanya, dia berharap panitia diminta membuat pernyataan tidak saling dukung mendukung terhadap calon kades.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved