Berita Lumajang

Selain Kasus Gadai Istri Sah, Polisi Lumajang Juga Dalami Hori yang Diduga Jual Anak Rp 500.000

Jajaran Polres Lumajang akan mendalami dugaan perdagangan orang dalam lanjutan perkara suami gadaikan istri sah di Lumajang

Selain Kasus Gadai Istri Sah, Polisi Lumajang Juga Dalami Hori yang Diduga Jual Anak Rp 500.000
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kapolres Lumajang mempertemukan Hori, pelaku pembunuhan yang diduga menggadaikan istri sahnya dengan Lasmi dan Hartono. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Jajaran Polres Lumajang akan mendalami dugaan perdagangan orang dalam lanjutan perkara suami gadaikan istri sah di Lumajang. Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak-pihak yang diduga bertransaksi dalam kasus tersebut.

"Nanti akan kami panggil dan konfrontir para pihak," ujar Arsal kepada Surya, Senin (17/6/2019).

Para pihak yang akan dimintai keterangan antara lain Hori (43), lelaki asal Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, yang sudah menjadi tersangka dalam perkara pembunuhan. Kemudian Lasmi, istri Hori, juga pihak yang diduga membeli anak yang dijual Hori.

Jual-beli anak itu terjadi pada anak Hori, sekitar enam tahun silam.

Hori menjual anaknya, yang ketika itu berusia 10 bulan kepada seseorang di Medan.

Kini, anak lelaki itu sudah berusia tujuh tahun.

Menurut penuturan istri Hori, Lasmi, anaknya dijual seharga Rp 500 ribu kepada orang tersebut.

Uang itu dipakai untuk bermain judi.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban memeriksa Hori, tersangka pembunuhan yang menggadaikan istri ke pria lain senilai Rp 250 juta.
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban memeriksa Hori, tersangka pembunuhan yang menggadaikan istri sah ke pria lain senilai Rp 250 juta. (SURYA.CO.ID/SRI WAHYUNIK)

Peristiwa itu terungkap setelah Hori ditangkap karena membunuh orang di Desa Sombo Kecamata Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019).

Paska pembunuhan itulah terungkap cerita tentang penggadaian istri oleh suami.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved