Berita Surabaya

Puncak Latihan Perang TNI AL di Situbondo akan Libatkan Tim Cyber

Tim akan diturunkan dalam memanfaatkan era IT dalam pelaksanaan latihan puncak matra laut ini.

Puncak Latihan Perang TNI AL di Situbondo akan Libatkan Tim Cyber
surya.co.id/nuraini faiq
Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal) Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito saat meninjau kesiapan Latihan Armada Jaya XXXVII TA 2019 di Kodiklatal Surabaya, Senin (17/7/2019). 

Latihan Armada Jaya ke-37 itu akan melibatkan 8.493 personil.

Sebanyak 1.959 personil pada tahan geladi posko. Sedangkan untuk latihan manuver lapangan lebih banyak sebabyak 6.534 personil.

Personil yang akan mengikuti manuver lapangan nantinya akan terbagi dalam komando tugas (Kogas).
Yakni Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Pendaratan Asministrasi (Kogastrimin), Komando Tugas Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai) dan pasukan pendaratan.

Nantinya akan diikuti 18 KRI yang akan diberangkatkan ke lapangan.

Di antaranya kapal selam, kapal cepat rudal, kapal perusak rudal, angkut tank, buru ranjau kapal tangker, kapal bantu tunda dan kapal bantu rumah sakit kami juga libatakan.

Selain itu, puncak latihan Armada Jaya 2019 ini, melibatkan 9 pesawat udara dan alusista Marinir mulai dari tank, roket multilaras tipe Grad 70 dan persenjataan Howitzer.

"Semoga prajurit TNI AL mulai dari satuan hukum, Cyber dan satuan lain makin profesional. Latihan ini juga untuk menciptakan keterpanduan komponen Sistem Senjata Terpadu (SSAT)," kata Wuspo.

Pada Latihan Armada Jaya tahun lalu, Presiden Jokowi berkesempatan menyaksikan langsung latihan di Situbondo.

Belum ada keterangan apakah dalam latihan manuver di Situbondo itu juga disaksikan Jokowi.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved