Berita Gresik

Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sulawesi Senilai Rp 200 Juta

Bantuan yang diberikan berupa logistik sembako, perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari

Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sulawesi Senilai Rp 200 Juta
surya.co.id/istimewa
Direktur Produksi PG, I Ketut Rusnaya (Kanan) menyalurkan bantuan bencana alam di Sulawesi, Selasa (17/6/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - PT Petrokimia Gresik ikut membantu korban bencana alam di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Bantuan yang dikeluarkan untuk bantuan korban bencana alam sebesar Rp 200 Juta.

Direktur Produksi PG, I Ketut Rusnaya mengatakan, PG membantu masyarakat korban bencana alam sebanyak 6 truk.

Bantuan tersebut disalurkan ke Kabupaten Soppeng dan Sidrap, masing-masing sebanyak dua truk, sedangkan Kabupaten Wajo dan Enrekang masing-masing satu truk.

Bantuan yang diberikan berupa logistik sembako, perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari seperti mie instan, beras, minyak goreng, air minum, biskuit, popok bayi, selimut, dan sebagainya.

"Bantuan kami serahkan ke Pemerintah Daerah untuk selanjutnya didistribusikan ke korban," kata I Ketut Rusnaya, melalui rilis Humas PG, Senin (17/6/2019).

Menurut Rusnaya, PG sebagai perusahaan solusi untuk agroindustri yang merupakan anak usaha dari PT Pupuk Indonesia turut menyampaikan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan logistik senilai Rp 200 juta.

"Bantuan bersama Kementerian Pertanian (Kementan) itu diserahkan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman di Kabupaten Maros, dan langsung didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana," katanya.

Bantuan tersebut diberikan karena sepanjang tahun 2019, tercatat Sulawesi Selatan (Sulsel) tertimpa dua kali bencana besar.

Pertama banjir bandang yang mengakibatkan puluhan korban meninggal dan ribuan pengungsi pada Januari.
Kemudian banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Sulsel, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara sejak Lebaran lalu.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan, banjir di Sulsel berdampak pada 1.452 kepala keluarga.

Total lahan sawah rusak di 15 desa mencapai 3.676 ha. Kerusakan infrastruktur mencakup bangunan sekolah, tanggul, jalan dan jembatan.

Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved