Berita Bisnis

Penyaluran Gas Bumi PGN Melonjak Sebanyak 43,5 Persen di 2019

PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN telah menyalurkan gas alam selama Januari sampai Mei 2019 ini, dengan volume lebih besar dibandingkan 2018

Penyaluran Gas Bumi PGN Melonjak Sebanyak 43,5 Persen di 2019
Istimewa
Pabrik besi dan baja yang bahan bakar produksinya telah menggunakan gas alam yang disalurkan oleh PGN. 

SURYA.co.id | SURABAYA  - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN telah menyalurkan gas alam selama periode Januari sampai Mei 2019 ini, dengan volume jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu.

Berbanding 2018 tahun lalu, volume itu melonjak 43,5 persen selama periode sama tahun lalu volume yang disalurkan sebesar 4.265.823 meter kubik (M3). Yaitu mencapai 4.10 MMSCFD dan 35.055.000 M3.

"Selama tahun ini, penugasan penyaluran gas alam yang diamanatkan kepada PGN selaku sub holding gas, mencapai 133.814 SR. Sedangkan volume yang mampu disalurkan mencapai 4.10 MMSCFD dan 35.055.000 M3," jelas Rachmat Hutama, Sekretaris Perusahaan PGN, Senin (17/5/2019).

Secara keseluruhan, penugasan tersebut tak beranjak dari target tahun lalu. Namun begitu, realisasi pelayanan gas alam yang dilakukan PGN selama lima bulan pada tahun ini, telah jauh melampaui kinerja pada tahun lalu.

Berdasarkan catatan PGN, penyaluran gas alam mencapai 6.118.426 M3 selama periode Januari sampai Mei 2019. Berbanding tahun lalu, volume itu melonjak 43,5 persen, selama periode sama tahun lalu volume yang disalurkan sebesar 4.265.823 M3.

Secara total, gas alam yang disalurkan dalam ukuran MMSCF, pun ikut melonjak.

Selama lima bulan pertama tahun ini, volume yang disalurkan sebesar 216,07 MMSCF, naik 43,1 persen dibandingkan 151 MMSCF pada periode sama tahun lalu.

Rachmat Hutama mengungkapkan proses Holding Migas dan peran PGN sebagai Subholding Gas telah menggenjot kinerja penyaluran gas bumi.

“Naik hampir 50 persen untuk periode lima bulan saja, kami harapkan kenaikan yang signifikan inipun akan terus melonjak hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Rachmat menilai lewat integrasi infrastruktur gas setelah bergabungnya PT Pertamina Gas (Pertagas) di bawah PGN selaku Sub Holding Gas, mampu mendongkrak nilai efisiensi dan efektivitas.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved